Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hankam, Headlines, News Fakta Membingungkan: Ahmad Dhani Maki Jokowi Langsung ditangkap, Bambang Tri Nulis Buku ‘Jokowi Anak PKI’ tidak Dianggap Makar

Fakta Membingungkan: Ahmad Dhani Maki Jokowi Langsung ditangkap, Bambang Tri Nulis Buku ‘Jokowi Anak PKI’ tidak Dianggap Makar

Sketsanews.com, Jakarta- Bambang Tri salah satu penulis senior Indonesia yang bernaung di bawah Penerbit Pustaka Pesantren melalui akun akun sosmed facebook miliknya (19/11) dengan sangat sadar serta sengaja menyebut Presiden Jokowi Anak PKI. Dia juga menyebut Jokowi telah memalsukan dokumen identitas asli dirinya untuk bisa menjadi presiden. Bambang Tri terkenal dengan buku andalannya yang populer ber judul “JOKOWI UNDER COVER”.

Buku Jokowi under cover ini adalah buku yang kusus di buat oleh Bambang Tri untuk mengungkap secara rinci tentang “JOKOWI ANAK PKI” .Menurut Bambang Tri Jokowi adalah anak PKI tulen yaitu anak dari WIDJIATNO alias “Nyoto” sang tokoh PKI.Menurut Bambang Tri Jokowi anak PKI tulen yang tak bisa dibantah.

Untuk memperkuat fakta tuduhannya tersebut bahkan Bambang Tri menantang Jokowi untuk menuntutnya secara hukum serta test DNA sebagai pembuktian.Bambang Tri Siap di tuntut secara Hukum untuk pembuktian Bahwa Jokowi adalah Anak PKI asli begitulah bunyi postingannya pada halaman facebook miliknya.

Bertahun-tahun Bambang tri melakukan tuduhan secara terus menurus hingga dalam bentuk tantangan secara hukum dan Test DNA. Tidak ada respon dari pihak Presiden ataupun pemerintah serta penegak untuk menanggapi tantangan tersebut. Seolah-olah tantangan itu tidak pernah ada.Kenapa orasi Ahmad Dhani pada aksi 411 bisa begitu cepat di tanggapi oleh Penegak Hukum Negeri ini. Begitu juga dengan tuduhan pelecehan presiden yang di lakukan oleh ongen melalui foto jokowi dengan nikita mizarmi meskipun akhirnya tuduhan itu tidak terbukti.

Siapa Bambang Tri Yang berani menuduh Jokowi anak PKI TULEN , Melakukan pemalsuan identitas diri untuk jadi Presiden ,kenapa Pemerintah tidak pernah memberikan respon terhadap tuduhan serta tantangan tersebut? (ip)

%d blogger menyukai ini: