Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News, Tekno-Sains Kamera Mirrorless Anyar Andalan Sony

Kamera Mirrorless Anyar Andalan Sony

 

Sketsanews.com, Jakarta – Dunia fotografi saat ini tak kalah dinamis mengikuti perkembangan teknologi. Jika beberapa tahun terakhir kamera DSLR mulai ramai menjadi salah satu perangkat pelengkap gaya hidup, saat ini kamera mirrorless mulai menggambil peranan tersebut.

Para vendor kamera tak mau kalah bersaing dan mulai menjajal pasar kamera mirrorless ini. Salah satunya adalah Sony. Sebelum mengakhiri 2016, Sony kembali meramaikan pasar dengan kamera mirrorless terbarunya.

Sony memperkenalkan kamera dengan sensor APS-C terbaru, D6500 (model ILCE-6500). Sebagai koleksi terbaru dari rangkaian produk kamera mirrorless Sony, D6500 juga memiliki sistem 4D FOCUS seperti pada pendahulunya yakni kamera D6300, yang dapat mengunci fokus pada objek hanya dengan waktu 0,05 detik dan memiliki waktu akuisisi AF tercepat. Sama seperti D6300, D6500 memiliki 425 titik deteksi fasa AF yang diposisikan di seluruh area gambar. Dikutip dari Bisnis.com

Fitur iini merupakan jumlah titik AF tertinggi jika dibandingkan dengan kamera interchangeable lens lainnya. Kamera D6500 dapat mengambil gambar dengan kecepatan 11 fps dengan continuous autofocus dan exposure tracking, dan 8 fps pada mode live-view shooting yang membuatnya mudah untuk menangkap objek yang bergerak cepat.

Seri kamera ini dapat mengambil gambar dengan kecepatan tinggi hingga 307 frames dengan toleransi buffer yang lebih tinggi dan respon cepat seperti yang telah dijelaskan di atas, semua dapat dicapai dengan dukungan chip LSI terbaru yang ditambahkan pada kamera.

Chip LSI ini juga berguna untuk meningkatkan kualitas gambar dan video. Kamera D6500 juga telah dilengkapi dengan sistem stabilisasi gambar 5-axis, membuatnya menjadi kamera dengan sensor APS-C yang menawarkan segala manfaat dari stabilisasi in-body mutakhir, termasuk shutter speed yang diunggulkan dalam 5 langkah.

Kamera ini juga menawarkan kemampuan AF touchscreen untuk pengaturan dan pemilihan titik fokus.

Sony D6500 menggunakan sistem 4D FOCUS yang sama dengan D6300 yakni dengan menggunakan sistem Fast Hybrid AF yang mengkombinasikan deteksi fasa AF berkecepatan tinggi dengan kontras AF yang sangat akurat yang dapat menangkap dan mengunci objek yang bergerak dengan kecepatan 0,05 detik1.

Kamera D6500 juga memiliki fitur 425 titik deteksi fasa AF dan Teknologi High-density Tracking AF, yang secara signifikan dapat meningkatkan performa untuk mendeteksi objek.

Berkat kemampuan internal processing LSI, toleransi buffer yang diberikan pada saat continuous shooting adalah sebanyak 307 frames. D6500 memiliki 425 titik deteksi fase AF, focus tracking dan fitur akurasi juga tersedia ketika tidak menggunakan lensa A-mount dengan adaptor LA-EA3 mount Sony.

Fitur lain juga meliputi silent shooting, Eye AF pada mode AF-C, AF pada mode focus magnifier, Expand Flexible Spot AF dan masih banyak lagi.

Salah satu perkembangan pada D6500 yang paling menarik adalah implementasi stabilisasi gambar 5-axis untuk pertama kalinya pada kamera Sony dengan sensor APS-C.

Melalui revisi pada rancangan internal D6500, sistem stabilisasi yang baru dikembangkan ini dapat diintegrasikan pada kamera yang berukuran sama dengan D6300.

Sistem 5-axis inovatif ini memberikan keuntungan 5 steps shutter speed4, memastikan kekuatan sensor dapat digunakan secara penuh, bahkan pada saat kondisi pencahayaan yang kurang mendukung.

Kemampuan sistem untuk meredam goncangan dapat bekerja pada beberapa lensa, termasuk lensa E-mount tanpa stabilisasi OSS (Optical SteadyShot™) dan lensa A-mount ketika menggunakan mount adapter.

Ketika lensa E-mount terpasang dengan OSS, gerakan maju mundur yang diberikan pada lensa dan juga putaran yang diberikan di badan kamera dapat menghasilkan stabilisasi optimal 5-axis

. Selanjutnya, dengan setengah sentuhan pada tombol shutter, efek dari stabilisasi gambar dapat dimonitor melalui viewfinder pada LCD screen, memungkinkan framing dan fokus dimonitor secara akurat. Hal ini dapat dilakukan bahkan ketika tidak menggunakan lensa built-in shake.

Kamera D6500 dilengkapi dengan fungsi touchscreen, memungkinkan pengguna untuk mengunci fokus pada objek hanya dengan menyentuh screen. Ini merupakan tambahan penting pada sistem AF dalam kemampuan pengambilan video. Pertama pada kamera Sony, D6500 telah dilengkapi dengan fitur touchpad.

Ketika menggunakan viewfinder untuk framing untuk pengambilan gambar, LCD screen dapat digunakan sebagai touchpad. Hanya dengan menggerakkan jari di sepanjang layar untuk mengganti satu titik fokus ke area lainnya.

Selain itu, kamera D6500 terbaru juga dilengkapi dengan sensor Exmor CMOS APS-C berukuran 24.2 MP yang bekerja sama dengan prosesor BIONZ X dan LSI yang baru dikembangkan untuk memaksimalkan kekuatan prosesor dan mendapatkan rentang sensitivitas yang menakjubkan pada ISO 100-51200.

Sensor image menggunakan lapisan kabel tipis dan substrat photodiode besar untuk memaksimalkan efisiensi masuknya cahaya, dan juga kabel tembaga pada struktur untuk memaksimalkan kecepatan read-out.

Perkembangan prosesor BIONZ XD LSI memastikan kualitas gambar dan video yang superior bahkan pada saat menggunakan pengaturan ISO yang tinggi, terutama pada sensitivitas tinggi dimana kamera lain seringkali mengalami kesulitan.

LSI juga meningkatkan buffer depth pada saat continuous shooting. KUALITAS 4 K Sony D6500 menjadi kamera dengan lensa interchangeable pertama dari vendor yang menawarkan rekaman film dengan kualitas 4K.

Kamera itu dapat merekam video 4K (3840 x 2160p) dengan format 35mm. Ketika merekam dengan format ini, D6500 menggunakan full pixel readout without pixel binning untuk mendapatkan informasi 6K – kurang lebih 2.4x piksel (setara dengan 20MP) dari 4K UHD.

Sony D6500 juga memiliki fokus yang sangat cepat saat merekam film berkat sistem Fast Hybrid AF, yang memungkinkan touch focusing untuk berpindah dan juga menawarkan transisi kecepatan AF yang dapat diatur dan sensitivitas AF tracking. D6500 mendukung XAVC S codec saat pengambilan video, yang merekam pada bit rate setinggi 100 Mbps saat merekam dengan 4K dan 50 Mbps saat merekam dengan Full HD. Fitur profesional video antara lain adalah kemampuan merekam Full HD pada 100 fps di 100 Mbps.

Ini memungkinkan pengguna untuk melihat hasil rekaman dan meng-edit menjadi 4x video slow motion pada resolusi Full HD (25p) dengan AF tracking. Sony D6500 menggabungkan mode Slow and Quick (S&Q) untuk mendukung gerakan slow motion dan quick motion. Pada mode ini, frame rate dapat dipilih mulai dari 1 fps hingga 100 fps dengan 50x quick motion and 4x slow motion.

Rekaman yang diambil pada mode ini dapat dilihat oleh pengguna tanpa melalui perangkat PC. Kamera D6500 itu juga menawarkan fitur S-Log gamma untuk mengambil gambar wide dynamic range – kurang lebih 14-stop latitude pada pengaturan S-Log3 gamma – dan mendukung fitur S-Gamut untuk pilihan warna yang lebih banyak.

Kedua pilihan tersebut dapat meningkatkan kreativitas pengguna untuk meng-edit video. Pengguna juga dapat memilih dan menyimpan foto dari rekaman film langsung dari kamera. Dengan kualitas gambar antara 8MP dan 2MP, gambar dapat dipilih dari mode 4K dan Full HD.

Rancangan D6500 telah disempurnakan dengan mempertahankan mobilitas dari seri D6000, diintegrasikan dengan fitur yang dimiliki seri Sony D7 II yang telah diakui. D6500 memiliki 2,4 juta dot XGA OLED Tru-Finder™ yang menawarkan visibilitas dari ujung-ke-ujung dengan resolusi tinggi yang telah dimiliki D6300.

Sony D6500 memiliki hardware berbahan campuran magnesium dan shutter yang diklaim dengan durabilitas tinggi yang memiliki kemampuan perputaran kurang lebih 200.000 kali.

D6500 juga memiliki beberapa fitur rancangan yang diambil dari seri D7 II seri full-frame, seperti dudukan lensa yang kuat, grip tersembunyi untuk menguatkan pegangan, tombol release yang besar, dan total 10 tombol kustom termasuk ‘C1’, ‘C2’ dan ‘C3’. Pada software D6500, terdapat interface pengguna yang telah diperbaharui untuk dapat memproses pencarian dan pengaturan menu dengan lebih mudah.

Terdapat juga dua pengaturan mode terbaru – Highlight, dimana pengaturan cahaya fokus pada area yang paling terang pada frame, dan Entire Screen Avg, dimana pengaturan digunakan untuk semua gambar. Sony D6500 memiliki fitur koneksi Wi-FiD, QR dan NFC.

Kamera ini juga kompatibel dengan aplikasi PlayMemories Mobile™ yang tersedia untuk platform Android™ dan iOS beserta PlayMemories Camera Apps™ Sony.

D6500 juga memberikan akuisisi lokasi data melalui koneksi Bluetooth ke perangkat mobile dengan struktur menu yang telah diperbaharui. Kamera mirrorless terbaru ini sudah siap dilepas di pasaran pada Desember ini.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: