Sketsa News
Home Berita Terkini, News Polisi Diminta Tangkap Pelaku Penistaan Agama di Hotel Novita Jambi

Polisi Diminta Tangkap Pelaku Penistaan Agama di Hotel Novita Jambi

Sketsanews.com ,JAMBI – Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi, Soni Zainul prihatin dengan kasus dugaan penistaan agama di lingkungan Novita Hotel. Ia meminta polisi segera menangkap pelakunya.

“Saya meminta pihak kepolisian agar secepatnya bisa menangkap pelaku yang diduga telah menistakaan agama Islam di Novita Hotel pada Jumat (23 Desember) malam lalu,” katanya di Novita Hotel, Selasa (27/12/2016).
Menurutnya, selama ini Kota Jambi sangat kondusif dan jauh dari isu SARA. Sehingga adanya kasus penistaan agama tak bisa dibiarkan karena menyangkut akidah umat.

“Selama ini dalam sejarah yang saya tahu suatu perayaan digabung seperti itu baru kali ini terjadi di Jambi,” ujarnya.

Soni mengapresiasi langkah Wali Kota Jambi Syarif Fasha menutup sementara Hotel Novita sehingga terjadi hal terburuk.

“Jangan sampai di Kota Jambi yang sangat kondusif dengan hal-hal yang begini menjadi besar, jadi isu nasional. Kami dari DPR meminta kepada pengelola hotel agar ditinjau kembali untuk kegiatan Natal dan tahun baru,” katanya.

Dlansir dari  Okezone , sementara Beni Lestio, mantan anggota DPRD Kota Jambi yang berada di di Hotel Novita saat dugaan penistaan agama itu menyayangkan kejadian tersebut. Menurut dia, itu merupakan ulah orang yang mau memecah belah kedamaian dan ketentraman umat beragama di Jambi.

“Saya sendiri non muslim tapi saya sangat-sangat menyayangkan tindakan ini, Islam di Kota Jambi damai dan toleransi betul,” ujar Beni.

Ketua MUI Jambi, Hadri Hasan mengatakan, kasus dugaan penistaan agama tersebut harus diproses hukum. “Apapun persoalan harus diselesaikan dengan proses hukum,” sebutnya.

Menurut dia sangat tidak layak lafaz Allah dinodai oleh orang tidak bertanggung jawab.

“Saya mengimbau agar semua pihak bisa meredam suasana dan menahan agar kasus ini tidak melebar ke hal-hal negatif yang justru merugikan kita semua,” harap Hadri.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: