Sketsa News
Home Berita Terkini, Hankam, Headlines, News, Opini Teroris: Nyata Atau????, Masih Adakah Kebenaran Itu

Teroris: Nyata Atau????, Masih Adakah Kebenaran Itu


Sketsanews.com, jakarta – Desember ahir btahun 2016, banyak kejadian dari aksi Super damai yang benar-benar damai, penangkapan teroris dimana-mana, mari kita sedikit berfikir, dan menengok kebelakang kejadian-kejadian dan ini kami menampilkan beberapa foto.


1. Jika saya berfikir seperti “teroris”, maka sasaran saya bukanlah pos polisi lalu lintas atau tempat ibadah, namun saya akan menargetkan jokowi atau ahok si penista agama.
Tapi si penista tak pernah menjadi sasaran tembak para “teroris”, malah pos polisi lalu lintas yang ditargetkan, lucu.

2. Jika saya gembong teroris, maka saya akan menyuruh anak buah saya untuk menghabisi jokowi di luar istana, karena seperti yang kita ketahui bahwa pengamanan istana begitu ketat, sampai2 lalat pun tak bisa masuk.
Nyuruh naro PANCI di istana, sama dengan nyuruh masuk ke kandang harimau


3. Jika saya memang teroris yang tertangkap, tidak mungkin bersedia diliput di media dan membeberkan segala rencana dengan begitu tenangnya seperti si dagelan panci, karena mestinya dia akan dihabisi oleh komplotannya. Dikutip dari Facebook Media Anti mainstream

Belum lama ini kejadian yang sangat di sayangkan banyak pihak, apakah  Tim Densus 88 anti teror benar atau hanya permainan saja. Sangat di sayangkan 2 nyawa manusia melayang tanpa kejelasan apa kesalahanya,


Tim Densus 88 menggerebek markas teroris di tengah waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Dalam penggerebekan tersebut polisi menembak 2 teroris hingga tewas dan menangkap 2 pelaku lainnya.

Selain itu polisi juga menemukan sejumlah barang bukti. Apa saja?

Dalam foto yang diterima detikcom, Minggu (25/12/2016), barang bukti yang ditemukan berupa golok, buku misteri akhir jaman, buku perjalanan ruh setelah mati, buku zikir pagi petang, dll, cutter, sepatu, dompet, cream otot, lotion,  dan lain-lain, inikah barang bagi Teroris hingga Densus 88 pantas melangkan 2 nyawa manusia yang belum jelas bersalah atau tidak.

Selain itu ada juga topi koboi, lembaran kertas, wadah kacamata, hingga sepatu running. Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan, mengatakan pihaknya masih terus mencari barang bukti. Polda Jabar menerjunkan tim penyelam untuk mencari barang bukti di dalam air.

Ini ada lagi barang bukti yang sangat tidak masuk akal , “Telah dilakukan penggeledahan pada rumah kontrakan yang ada di Bandung dan ditemukan banyak peralatan, seperti paku berbagai macam ukuran, kemudian timbangan,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat (Karo Penmas Divisi Humas) Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, dilansir dari detik.com, Jakarta, Senin (26/12/2016).

Masa timbangan di kait kaitkan sama teroris pak semua orang juga punya timbangan, apa segitunya kinerja Densus 88 yang katanya Tim Elit untuk menyelesaikan kasus di Indonesia. Kinerja yang sangat blucu dan berapa biaya Negara yang anda pakai hanya untuk mencari timbangan.

So teroris itu nyata atau fiktif? Hanya orang waras yang tau. Jangan terus bodohi masyarakat jika itu benar tolong sampaikan kepada kami dan jika salah beri kami bukti dimana salahnya.

 

(Ro)

%d blogger menyukai ini: