Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Turis China Dilarang ke Taiwan Akibat Kisruh Politik

Turis China Dilarang ke Taiwan Akibat Kisruh Politik

Sketsanews.com ,TAIPEI – Jumlah wisatawan asal China dilaporkan menurun sekira 36,2 persen dalam tujuh bulan terakhir pasca-Presiden Tsai Ing-wen menjabat pada Mei.

Diwartakan Reuters, Kamis, (29/12/2016) data wisatawan China yang berkunjung ke Taiwan diawasi dengan ketat sejak Tsai menjadi presiden. China diduga telah mengeluarkan kebijakan untuk mengurangi jumlah warganya yang ingin pergi ke Taiwan.
Kebijakan tersebut diperkirakan sebagai upaya untuk menekan Presiden Tsai Ing-wen agar menyetujui prinsip ‘Satu China’ atau mengakui Taiwan sebagai bagian dari China. Sebelumnya, China memandang Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dan perlu diambil kembali meskipun dengan cara paksa.

Presiden Tsai Ing-wen dari Partai Progresif Demokratik (DPP) diketahui mendukung kemerdekaan Taiwan. Tsai mengatakan, ia akan tetap menjaga kedamaian dengan China tanpa harus menyetujui prinsip ‘Satu China’.

“Taiwan akan mempertahankan kebijakannya untuk menyambut wisatawan dari China. Tapi karena faktor ketegangan politik, jumlah wisatawan China berkurang. Pemerintah telah bersiap-siap dengan semua yang terburuk dan kami mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” ujar Wakil Menteri Dewan Urusan Daratan Utama China, Chiu Chui-cheng.

Dilansir dari  Okezone , penurunan jumlah wisatawan China dampaknya sangat dirasakan oleh industri pariwisata di Taiwan. Hal tersebut sempat memicu protes pada pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan pinjaman guna membantu menyokong bisnis mereka.

China telah mengklaim kedaulatan atas Taiwan sejak 1949, ketika pasukan komunis Mao Zedong menang dalam perang saudara melawan Chiang Kai-shek yang mewakili Taiwan.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: