Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hankam, Headlines, News 12 Tahanan Kabur, Kapolsek Percut Sei Tuan Dianggap Teledor

12 Tahanan Kabur, Kapolsek Percut Sei Tuan Dianggap Teledor

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato. (sketsanews.com)

Sketsanews.com, Medan – Terkait dengan 12 tahanan Polsek Percut Sei Tuan yang kabur dari rumah tahanan polisi (RTP), Polda Sumatera Utara menilai ada kelalaian dari Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato.

Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Samsudin Lubis mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah personel Polsek Percut Sei Tuan, termasukKompol Lesman Zendrato.

“Ini (kaburnya tahanan)  jelas kelalaian petugas dan akan kita periksa. Selain para personel yang saat itu bertugas di sel,” kata Samsudin, Sabtu (31/12/2016).

Samsudin menagaskan, kaburnya 12 tahanan merupakan tanggung jawab penuh Kompol Lesman sebagai pimpinan tertinggi di Polsek Percut Sei Tuan. Bahkan, menurut ia, kaburnya 12 tahanan ini merupakan keteledoran Kompol Lesman.

“Bukan hanya anggota, tapi juga kapolsek-nya teledor. Kelalaian juga pastinya oleh kapolsek dan kita juga akan periksa semuanya,” tandasnya.

Dari pantauan langsung di Mapolsek Percut Sei Tuan, mulai dari pagi hingga sore kemarin, masih banyak personel polisi dari Propam yang memeriksa ke dalam RTP.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban terkait kaburnya 12 tahanan tersebut.

Berdasakran informasi dari kepolisian, 12 tahanan tersebut kabur pada pukul 04.00 WIB Jumat 30 Desember 2016. Para tahanan dari berbagai kasus kriminal tersebut diduga lari dengan cara merusak ventilasi ruang tahanan.

Seperti dilansir okezone, mereka yang berhasil kabur di antaranya Yudi Sanjaya, warga Jalan Pipit 4 No 28 Perumnas Mandala; Dika Andrian, warga Jalan Bersama Gang Amal No 4; Abdi Lubis, warga Jalan Balai Utama Gang Pisang, Desa Tembung.

Kemudian, Aprianto, warga Jalan Perhubungan Desa Bandar Setia; Andes Sianturi, warga Kelurahan Pulau Brayan; Abdul Imam, warga Jalan Bersama, Kelurahan Banten; Novi Andri Syahputra, warga Jalan Antariksa.

Selanjutnya, M Aldi Reza, warga Jalan Setia Budi, Kelurahan Selayang; Kasima Handayani, warga Kelurahan Medan Estate; M Fadli Reza, warga Jalan Bar; M Tahir Nasution, warga Desa Bandar Selamat; dan Agus Ramadani, warga Jalan Seser, Kelurahan Sidorejo.

(Jp)

%d blogger menyukai ini: