Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Kata Wapres soal Rapor Jokowi di Asia-Australia

Kata Wapres soal Rapor Jokowi di Asia-Australia

Wakil Presiden Jusuf Kalla usai menyaksikan pertandingan final Piala AFF 2016 antara Thailand melawan Indonesia, di rumah dinasnya, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/12/2016).

Sketsanews.com, Jakarta – Bloomberg menilai kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk tiga indikator penilaian berada di angka aman.

Tiga indikator itu yakni nilai tukar, pertumbuhan ekonomi, dan penerimaan publik.

Apa tanggapan Wakil Presiden Jusuf Kalla atas capaian tersebut?

“Tentu kita bersyukur. Ucapan penghargaan itu Presiden sebagai atas nama (seluruh komponen), tetapi kita tentu berikan kepada saudara-saudara semua yang bergerak (di bidang ekonomi),” ungkap Wapres saat membuka perdagangan saham 2017 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Menurut Wapres, ada dua faktor yang menyebabkan kondisi ekonomi Indonesia stabil, yaitu stabilitas nilai tukar rupiah serta kondisi fiskal.

“Dua-duanya menyebabkan situasi gross yang lebih stabil, stabil dalam lima persen begitu,” ungkapnya.

Wapres meminta agar seluruh pelaku ekonomi terus berupaya dalam menjaga stabilitas kondisi perekonomian Tanah Air.

Dengan konsistensi yang ada, diharapkan pertumbuhan ekonomi 2017 semakin baik.

Bloomberg Rapor Presiden Jokowi versi Bloomberg

Menurut Bloomberg, Jokowi terbukti mampu menguatkan nilai tukar sebesar 2,41 persen, menjaga pertumbuhan ekonomi 5,02 persen (tahun ke tahun), serta memiliki tingkat penerimaan publik cukup tinggi 69 persen.

Dikutip dari Kompas, penilaian tersebut bersumber pada riset Bloomberg dan Saiful Mujani Research and Consulting dari Juli 2015 sampai Oktober 2016.

Bloomberg juga menyebutkan bahwa Jokowi cukup piawai dalam berpolitik, terbukti dapat merangkul dua pertiga kursi di parlemen.

Selain itu, program amnesti pajak juga berhasil diloloskan untuk membiayai program pembangunan infrastruktur.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: