Sketsa News
Home Berita Terkini, News Tak Ada Sanksi Bila Berkas Perkara Dikembalikan Lebih dari 14 Hari

Tak Ada Sanksi Bila Berkas Perkara Dikembalikan Lebih dari 14 Hari

Sketsanews.com ,PALMERAH – Pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengembalikan berkas perkara Buni Yani, tersangka kasus pencemaran nama baik dan penghasutan terkait SARA.

Dikutip dari Wartakota  ,  Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Waluyo mengatakan, pengembalian berkas karena ada syarat formil dan materil yang perlu dilengkapi penyidik, termasuk pembuktian dan keterangan saksi-saksi.

“Keterangan saksi itu kan harus spesifik, menerangkan secara jelas dan gamblang terkait peristiwa itu. Jadi keterangan saksi harus lengkap, enggak bisa sepotong-sepotong,” ujar Waluyo, Senin (9/1/2017).

Berkas perkara dilimpahkan penyidik Polda Metro Jaya ke pihak kejaksaan pada 6 Desember 2016. Berkas perkara kasus itu dikembalikan lagi kepada penyidik pada 19 Desember 2016.

Waluyo belum mengetahui secara pasti apakah berkas tersebut sudah dilimpahkan kembali ke Kejati DKI atau belum.
Berdasarkan KUHAP, kata dia, perbaikan berkas itu harus dikembalikan lagi ke kejaksaan oleh penyidik dalam waktu maksimal 14 hari.

Walaupun, menurut dia, tidak ada sanksi khusus jika pengembalian berkas lebih dari waktu yang ditentukan.

“(Berkas) dipulangkan karena menurut JPU masih ada kekurangan. Ada beberapa yang perlu dilengkapi penyidik. Menurut KUHAP, setelah dikembalikan penuntut umum, maka 14 hari penyidik harus kembalikan. Tapi tak ada sanksi apa (kalau lebih dari 14 hari),” tambah Waluyo.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: