Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hankam, Headlines, News Kasus e-KTP, KPK Periksa Eks Sekjen Kemendagri

Kasus e-KTP, KPK Periksa Eks Sekjen Kemendagri

Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Diah Anggraeni di Gedung KPK, Jumat (13/1/2017).

Sketsanews.com, Jakarta – KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Diah Anggraeni. Diah diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Pemeriksaan disebut dilakukan mendadak. Sebab tim penyidik awalnya tidak memasukkan nama Diah dalam daftar pemeriksaan hari ini, Jumat (13/1/2017).

“Ya, ada kebutuhan cepat untuk didatangkan hari ini. Kebutuhan cepat pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan beliau bersedia hadir,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dihubungi detikcom, Jumat (13/1/2017).

Pantauan detikcom, Diah datang ke KPK dengan mengenakan blus batik hitam bercorak cokelat sekitar pukul 10.51 WIB. Diah hanya diam saat ditanya wartawan.

Penyidik KPK, sesuai jadwal menjadwalkan pemeriksaan tiga orang saksi yang terdiri dari dua pegawai aktif Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri dan seorang pensiunan Ditjen Dukcapil.

“Ya, ketiganya diperiksa sebagai saksi sekaligus untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka IR,” sebut Febri Diansyah.

Mereka yang dijadwalkan diperiksa sebagai saksi adalah Kassubag Perlengkapan dan Peralatan Ditjen Dukcapil Ahmad Ridwan, staf PNS Ditjen Dukcapil Ahcmad Purwanto dan pensiunan PNS Ditjen Dukcapil Ruddy Indrato R.

Dalam kasus e-KTP, KPK menetapkan mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan e-KTP secara nasional.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), menyebut dugaan penyimpangan penggunaan uang negara Rp 2 triliun dalam proyek tersebut. Pemerintah dalam pengadaan e-KTP menganggarkan Rp 6 triliun, dikutip dari detikcom.

(Jp)

%d blogger menyukai ini: