Sketsa News
Home Berita, Headlines, News, Opini Aparat Menjadi Tameng LSM, LSM Sekelas Preman

Aparat Menjadi Tameng LSM, LSM Sekelas Preman

Pengeroyokan oleh LSM GMBI

Sketsanews.com  – Insiden Penyerangan GMBI terhadap Anggota FPI menjadi perbincangan hangat di berita pekan ini. Dan ada satu fakta terungkap yakni pemimpin Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia ini adalah Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan.

Timbul sebuah pertanyaan, adakah unsur kesengajaan yang terencana ataukah hanya spontanitas? Terlepas dari hal tersebut, jika ditemukan adanya pelanggaran pidana oleh GMBI, jelas yang berhak bertanggung jawab bukan pembina melainkan pihak yang berbuat, dengan dalim oknum sebagai pelaku.
Siapakah GMBI?

LSM GMBI Yang lakukan Serangan Ke Anggota FPI, Ternyata Beranggotakan Mantan Narapidana. Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki slogan “setia bela pancasila” di logonya. Di facebook fan page nya tertulis juga slogan “sekali melangkah ke depan pantang untuk mundur”.

GMBI dibentuk untuk berpihak kepada kaum Marginal, miskin yang tersingkir, tertindas dan sering diabaikan dalam pengambilan keputusan. Menjadikan kaum lemah sebagai teman dan sahabat, kaum yang lemah harus diperkuat , kaum yang kuat dan harus disadarkan seluruh ummat manusia yang bertanggung jawab akan kelangsungan kehidupan di dunia , kemakmuran dan kesejahteraan menjadi hak bersama.

Motto Perjuangan GMBI Menciptakan Kader Anak Bangsa Bermoral, Pintar, Solid Dan Berani

VISI DAN MISI GMBI

GMBI dibentuk untuk berpihak kepada kaum Marginal, miskin yang tersingkir, tertindas dan sering diabaikan dalam pengambilan keputusan. Menjadikan kaum lemah sebagai teman dan sahabat, kaum yang lemah harus diperkuat , kaum yang kuat dan harus disadarkan seluruh ummat manusia yang bertanggung jawab akan kelangsungan kehidupan di dunia , kemakmuran dan kesejahteraan menjadi hak bersama.

Untuk menyatukan pandangan pikiran dan merapatkan barisan dalam bertindak diperlukan suatu Visi Dan Misi. Dengan ini memperlihatkan suatu perjalanan mental dari yang sudah diketahui ke yang tidak diketahui, yang melahirkan masa depan dan gabungan metode yang terdiri dari fakta saat ini, harapan, cita-cita, resiko dan peluang-peluang.

VISI

Visi GMBI meruapan bangunan yang memperlihatkan citra, nilai, arah dan tujuan dan yang akan menuntun masa depan organisasi, yang berbentuk pernyataan dibawah ini :

CITRA DALAM VISI, mengangkat kaum yang lemah dalam meraih peluang dimana kesempatan datang dengan tiba-tiba dan perginya secara mendadak pula, maka disitulah bagi kaum yang berani menangkapnya, berarti mereka menciptakan pekerjaan yang besar.

NILAI DALAM VISI, dalam keadaan atau situasi yang dialami maupun dengan tempat dimana berada dengan berpegang kepada prinsip hidup untuk menegakkan keadilan, kejujuran, dan kebenaran.

ARAH DALAM VISI, sebagai pandangan untuk meraih peluang masa depan sebagai tuntunan memasuki visi global.

TUJUAN DALAM VISI memanfaatkan potensi otak yang baru, dipergunakan sebesar sepuluh persen melalui suatu proses kerjasama alam tatanan kerjasama untuk menumbuhkembangkan wawasan, penyelarasan dan pemberdayaan dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan added value atau nilai tambah bangsa.

MISI

Pernyataan Visi sebagai artikulasi dan citra, nilai dan tujuan yang dikemukakan diatas, memotivasi kelompok di dalam GMBI dalam memandang peluang dengan satu keyakinan bahwa mudah untuk memulai suatu kesempatan tetapi untuk mempertahankannya agar tetap berkembang membutuhkan kerja keras dan keterampilan.

Dengan kesamaan Visi diatas, diharap kita mampu mngembangkan Misi Kreatifitas anggota menjadi Inovatif organisasi melalui suatu proses berpikir dengan memanfaatkan alat pikir berupa, kesadaran, kecerdasan dan akal dalam bersikap dan perperilaku, visi tersebut merupakan daya dorong dalam mengamati kesempatan, bijaksana dan berani memperimbangkan. Di satu sisi terdapat peluang yang besar dan disisi lain ketidakpastian ada disini, berarti luapan gelombang perubahan akan terdapat diseluruh aspek kehidupan, maka disitulah terletak keyakinan untuk mewujudkan Visi dan Misi. gmbipusat. wordpress.com.

Bidang yang Digeluti GMBI

Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Fauzan Rachman mengatakan bisnis yang digeluti organisasi ini adalah limbah. Mereka memiliki pabrik pengolahan limbah bernama CV Radel Khalishan Alamindo.

“Perusahaan anak bangsa,” katanya dalam wawancara dengan Tempo beberapa waktu lalu. Sebab, menurut dia, perusahaan ini harus bersaing dengan investor asing.

Fauzan mengatakan saat ini CV Radel hanya mengolah limbah pabrik. Namun ada rencana untuk menggarap limbah rumah sakit, seperti bekas jarum suntik atau botol infus. Ia menuturkan bisnis limbah rumah sakit menggiurkan.

Menurut dia, perusahaan pengolahan limbah ini langsung berada di bawah komando pengurus pusat. Namun anak cabang di daerah yang bergerak untuk mengumpulkan bahan mentah.

Ia menuturkan, untuk merintis usaha limbah ini, harus menembus birokrasi yang sulit. “Kami punya izin, kalau yang lain, mah, ilegal,” katanya.

Hasil usaha dari bisnis ini diputar untuk kepentingan lain, seperti membantu anggota yang kesulitan uang. Maklum, kata Fauzan, banyak anggota GMBI bekas narapidana.

Selain bisnis limbah, GMBI juga menyasar bisnis pengamanan tanah sengketa. Bayarannya Rp 100 ribu per orang per hari ditambah 20 persen dari penjualan aset sengketa.

Beberapa Aksi yang Pernah Dilakukan GMBI

1. GMBI adalah organisasi yang melaporkan Tempo atas pemberitaan rekening gendut Komisaris Jenderal Budi Gunawan. Bahkan, selama sidang praperadilan Budi Gunawan, GMBI sepekan penuh menggelar unjuk rasa. (Tempo.co, 22/01/2015)

2. Kisruh LSM GMBI dengan beberapa Ormas/LSM di Ciamis dipicu oleh perilaku SM dan kawan-kawan. SM adalah salah seorang anggota GMBI Ciamis. Apa sebenarnya yang dilakukan SM hingga memicu masalah ini? Menurut berbagai sumber, SM terindikasi telah melakukan tindak pemerasan. (Wartapriangan.com, 05/04/2015)

3. Ratusan orang yang tergabung dalam Batang Menyatu, Rabu siang kemarin mendatangi Kantor Bupati Batang untuk menuntut agar LSM GMBI Distrik Kabupaten Batang dibubarkan. Massa menilai jika keberadaan GMBI di Batang justru banyak menimbulkan masalah, salah satunya adalah pemalakan yang dilakukan terhadap para sopir dump truk yang membawa material di Jl Sigandu-Ujungnegoro. (Kebumenekpres.com, 10.2015)

4. Dua organisasi massa (ormas), Pemuda Pancasila (PP) dan Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) terlibat baku hantam di depan SMPN 1 Palimanan, Selasa(17/11). Bentrokan dua ormas tersebut, diduga dipicu rebutan lahan pengamanan proyek pengecoran jalan Pasar Minggu-Kramat. Akibat peristiwa itu sebelas orang terluka. (Fajarnews.com, 17/11/2015)

5. GMBI melakukan pengeroyokan anggota FPI dengan luka cukup serius yakni Ustadz Umar. Awalnya Ustadz Umar tengah menunggu mobil dan beristirahat di rumah makan, namun tiba-tiba ia diserang sekelompok orang menggunakan seragam GMBI. Hal itu terungkap dari bukti berupa foto ketika Ustadz Umar dihajar menggunakan balok. (Babatpost.com, 13/01/2017)

Dari beberapa kasus diatas, jelaslah bahwa GMBI tidak lebih baik dari Preman pada umumnya. Yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat disekitarnya.

GMBI pernah dengan gencarnya melaporan Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, usungan partai Gerida dan PKS, telah melakukan korupsi sebesar 1,3 Milyar. Walaupun pada akhirnya tidar terbukti (Kompas.com, 21/09/2015). Begitu juga dengan Bupati Garut, Aceng Fikri, dari Partai Golkar, yang dituntut mundur dari jabatannya karena menolak kepemimpinannya. (Merdeka.com, 19/01/2015)

Sementara untuk kasus rekening gendut Komjen Budi Gunawan, GMBI tidak ikut ambil bagian mendukung keputusan KPK. Sebaliknya, GMBI melaporkan tempo.co karena memuat berita tersebut dan melakukan aksi menyerang balik Abraham Samad sebagai Ketua KPK. (Tempo.co, 22/01/2015)

Ditunjuknya secara resmi oleh Presiden Jokowi, Budi Gunawan sebagai Kepala BIN. Pada waktu yang sama, Ketua DPP PDIP Herdrawan Supratikno membenarkan bahwa Budi Gunawan adalah usulan dari PDIP. (Detik.com, 2/9/2016)

Sementara, diberbagai tempat ucapan selamat dari GMBI kepada Budi Gunawan atas diangkatnya sabagai Kepala BIN.

Cukup sudah, GMBI akan semakin besar dan kuat, dan bisa bertindak semaunya. Karena mendapat dukungan dari Aparat dan Elit Politik. Atau sebaliknya? GMBI merupakan jelmaan dari Aparat dan Elit Politik itu sendiri.

(ip)

%d blogger menyukai ini: