Sketsa News
Home Berita, Hankam, News, Politik Pengunjung Sidang Ahok Masih Sepi, Pedagang Kopi Mengeluh

Pengunjung Sidang Ahok Masih Sepi, Pedagang Kopi Mengeluh

Sketsanews.com, Jakarta – Sidang lanjutan perkara dugaan penistaan agama akan kembali digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Gedung Auditorium Kementarian Pertanian (Kementan), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok Selasa (17/1/2017). Tidak seperti biasanya, massa dari kedua kubu yang selalu datang mengawal jalannya persidangan saat ini belum nampak berada dilokasi.

Dari pantauan poskotanews.com pukul 06.00 Wib di lokasi, baik dari massa pro Ahok maupun kontra Ahok belum ada yang datang ke lokasi hanya satu mobil komando dari kubu pro Ahok yang sudah terparkir di samping kanan gedung Kementan.

Belum tahu jelas kenapa kedua kubu yang selalu setia mengawal jalannya persidangan belum datang kelokasi. Namun, sekitar Kompleks Kementerian Pertanian memang sempat diguyur hujan, hingga saat berita ini diturunkan saja di lokasi nampak masih gerimis.

Meskipun begitu, aparat kepolisian dilengkapi jas hujan dengan mendirikan tenda-tenda nampak bersiaga dilokasi berserta kendaaran taktis Kepolisian seperti Barracuda dan Water Canon.

Akibat belum datangnya massa, membuat pedagang kue dan kopi yang mencoba mencari keuntungan dari keramaian massa yang datang ikut mengeluhkan sepinya pembeli. Dengan memakai jas hujan para pedagang sudah sejak dini hari menggelar dagangannya.
Video Player

Yuni (38), salah satu pedagang kopi mengaku, datang dari rumahnya di Pasar Minggu sudah sejak subuh. Dia mengeluhkan sepinya pembeli karena massa belum datang.

“Iya nih mas sepi banget, karena ujan kali ya pada males kesini,” ujarnya kepada poskotanews di Jalan MR Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, (17/1/2017).

Dengan membawa tas kopinya Yuni mencoba menawarkan kepada orang yang lalu lalang. Dibalik kawat berduri dia juga melayani awak media dan petugas Kepolisian yang berjaga.

(Baca: Kuasa Hukum Ahok Laporkan Irena ke Polda Metro)

Ahok dijadikan terdakwa atas dugaan penistaan agama berdasarkan pidatonya saat berkunjung ke Kepulauan Seribu yang menyinggung Surah Al-Maidah Ayat 51. Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Ahok dengan Pasal 156 (a) KUHP tentang penodaan agama dengan acaman pidana paling lama lima tahun. Dikutip dari Poskotanews.com.
(Ip)

%d blogger menyukai ini: