Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hankam, News Kelabuhi Petugas, Mahasiswa Edarkan Ganja dalam Sachetan Kopi

Kelabuhi Petugas, Mahasiswa Edarkan Ganja dalam Sachetan Kopi

Sketsanews.com, Depok – Satresnarkoba Polresta Depok berhasil mengungkap peredaran ganja dibungkus kopi instan oleh pelaku kalangan mahasiswa. Paket ganja dengan bungkus sachetan kopi ini untuk mengelabuhi petugas.

Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Putu Kholis mengatakan pelaku R,20, dan G,21, berhasil dibekuk berkat  penyamaran anggota di daerah Depok. Kedua pelaku mengedarkan ganja dengan cara memasukkan paket hemat ganja seharga Rp 50 ribu ke dalam bungkus sachetan kopi instan untuk mengelabuhi petugas.

Mantan Kapolsek Sunda Kelapa Jakarta Utara ini mengatakan para pelaku berstatus mahasiswa swasta ini menaruh paket hemat ganja supaya tidak dicurigai saat diedarkan.

“Cara pelaku mengedarkan ganja  yaitu kepada yang mengenal saja dan dengan cara memesannya duyu baru pelaku mengemas ganja paket Rp. 50 ribu tersebut dalam bungkus kopi instans dimasukkan dengan ganja dibungkus menggunakan kertas,”tambahnya.

“Para pelaku menjadi pengedar sekitar lima bulan dengan modus menaruh ganja di dalam bungkus sachetan kopi instan. Perpaket ganja bungkus kopi instan dijual Rp50 ribu,” katanya.

27 Tersangka Kasus Narkoba

Tidak hanya itu saja, Kompol Putu mengungkapkan anggotanya berhasil menangkap sebanyak 27 tersangka dari 21 kasus narkoba peredaran shabu maupun ganja.

“Penangkapan yang kita lakukan di awal tahun 2017 mulai dari Januari awal hingga sekarang jajaran Polsek dan Polres ada 27 tersangka dengan barang bukti ganja 3,39 gram dan sabu 18,92 gram,”ujarnya didampingi Wakasat Narkoba AKP Ocha dan Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus dalam jumpa pers.

Sasaran peredaran pelaku ada untuk kalangan mahasiswa serta masyarakat umum. “Rata-rata baramg bukti sabu maupun ganja yang disita siap edar dan ukuran paket hemat. Perpaket Ganja seharga Rp.50 ribu dan sabu Rp.200 ribu,” tambahnya.

Selain diedarkan ada juga pelaku yang mengkonsumsi sendiri selama berbulan-bulan. “Ganja maupun sabu yang diperoleh pelaku masing-masing yang berasal dari Jakarta maupun daerah perbatasan termasuk Depok sendiri,” tambahnya.

“Para pelaku kita kenakan Pasal 114 ayat 1 sub Paaal 111 ayat 1 sub Pasal 112 ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana 15 tahun penjara,” tutupnya. Poskotanew.com.
(Ip)

%d blogger menyukai ini: