Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Pengusaha Korsel Diculik dan Dibunuh Polisi-polisi Filipina

Pengusaha Korsel Diculik dan Dibunuh Polisi-polisi Filipina

Sketsanews.com , Seoul – Seorang pengusaha asal Korea Selatan (Korsel) yang hilang di Filipina tiga bulan lalu, ternyata diculik oleh polisi-polisi Filipina dan dibunuh di hari pertama dirinya menghilang.

Seorang pejabat Korsel mengatakan, para penculik memeras keluarga pria berumur 50-an tahun itu dengan meminta uang tebusan. Keluarga korban yang hanya diidentifikasi sebagai Ji tersebut telah mengirimkan uang sebesar lima juta peso, dua pekan setelah Ji diculik di Angeles, dekat Manila.

Namun ternyata Ji telah dicekik hingga tewas dan jasadnya dibakar di sebuah krematorium milik mantan polisi Filipina, salah seorang anggota geng penculik tersebut. Delapan tersangka, termasuk tiga polisi Filipina yang masih aktif, tengah diselidiki terkait kasus tersebut.

“Kepolisian Filipina mengatakan pada kami bahwa beberapa polisi telah dinyatakan sebagai tersangka dalam penculikan dan pembunuhan tersebut,” ujar pejabat di Kementerian Luar Negeri Korsel seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (18/1/2017).

Menteri Luar Negeri (Menlu) Korsel Yun Byung-se telah menuntut penjelasan setelah menerima telepon dari Menlu Filipina Perfecto Yasay yang memberitahukan pembunuhan Ji.

“Menteri Yun, yang menyatakan keterkejutan luar biasa atas keterlibatan polisi Filipina dalam kasus ini, meminta agar pemerintah Filipina menyelidiki kasus ini hingga tuntas dan mengadili mereka yang bersalah,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Korsel.

Juru bicara kepolisian nasional Filipina, Dionardo Carlos mengatakan kepada media AFP, Ji dibunuh di hari dirinya diculik pada Oktober 2016 lalu. Media-media Filipina menyebut Ji sebagai pengusaha yang telah bekerja di Filipina sejak tahun 2008.

Carlos mengatakan, Ricky Santa Isabel, salah satu polisi yang dituduh mendatangi rumah Ji dan menculiknya, telah menyerahkan diri ke polisi pekan ini. Dua polisi lainnya yang datang bersama Isabel ke rumah Ji, juga tengah diselidiki. Dikatakan Carlos, seorang polisi lainnya yang telah pensiun dan kabur ke Kanada, juga terlibat dalam kasus tersebut ,seperti yang dilansir dari Detik.com .

(Eni)

%d blogger menyukai ini: