Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News ‘Merah Putih’ Bertuliskan Al Quran Disoal, Progres 98: Hina Al Quran dan Islam, Tangkap Tito Karnavian!

‘Merah Putih’ Bertuliskan Al Quran Disoal, Progres 98: Hina Al Quran dan Islam, Tangkap Tito Karnavian!

Sketsanews.com, Jakarta – Perintah Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian untuk menelusuri foto Bendera Merah Putih yang ditulisi huruf Arab dan lambang sepasang pedang, memunculkan polemik.

Ketua Progres 98, Faizal Assegaf menilai, ucapan Tito soal ayat Al Quran di Bendera Merah Putih melecehkan dan menghina Al Quran dan umat Islam. “Ucapan Kapolri Jenderal Tito Karnavian soal ayat Al Quran di Bendera RI sangat melecehkan dan menghina Qur’an dan umat Islam. Tangkap Tito,” tegas Faizal di akun Twitter @Progres_98.

Faizal pun meminta Tito untuk belajar sejarah. “Jenderal Tito, belajar sejarah yang benar, lihat ini MERAH PUTIH gagah dan indah bertuliskan ayat Qur’an,” tulis @Progres_98.

@Progres_98 melampirkan poster tentang simbol Merah Putih yang pernah digunakan Laskar Hizbullah Barisan Keamanan Rakyat (BKR)/Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

“Ini Bendera Teroris? Ini adalah pin Laskar Hizbullah Barisan Keamanan Rakyat (BKR)/Tentara Keamanan Rakyat (TKR) cikal bakal ABRI TNI Polri. Pin ini sekarang tersimpan di museum KNIL Belanda. Setelah fakta ini, masihkan ada orang yang menganggap Bendera Tauhid (Bendera Rasulullah) sebagai bendera teroris” demikian tulisan di poster tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan akan menyelidiki untuk mengungkap siapa yang membawa bendera itu dan alasan apa membawa lambang negara itu saat aksi unjuk rasa massa FPI di depan Mabes Polri (16/01).

“Sekarang, kami melakukan penyelidikan. Siapa yang membuat siapa yang mengusung. Penanggungjawab korlapnya akan kami panggil. Siapa ini,” tegas Tito kepada wartawan (18/01).

Menurut Tito, ada aturan di undang-undang mengenai cara memperlakukan lambang negara termasuk bendera Merah Putih. Bendera Merah Putih yang sudah rusak ada aturannya tidak boleh untuk dikibarkan. Ada ancaman pidana penjara selama satu tahun apabila melakukan pelanggaran hukum.

Dilansir dari laman Itoday, setelah aksi demo massa FPI, sejumlah netizen yang dikenal sebagai buzzer Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beramai-ramai menyoal bendera bertuliskan ayat Al Quran tersebut.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: