Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Internasional, News Sorakan dan Olok-olokan Warnai Parade Trump ke Gedung Putih

Sorakan dan Olok-olokan Warnai Parade Trump ke Gedung Putih

Sketsanews.com Washington DC – Tak hanya sorakan pendukung, tapi juga olok-olokan demonstran mewarnai perjalanan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Gedung Putih. Iring-iringan bahkan sempat melewati kerumunan demonstran anti-Trump.

Limousine kepresidenan yang bernama ‘The Beast‘ bergerak perlahan di sepanjang rute parade menuju Gedung Putih. Secret Service terus berjalan di kanan dan kiri ‘The Beast‘ untuk mengawal Presiden AS ke-45.

Di sepanjang perjalanan, Trump sempat beberapa kali keluar dari limousine dan turun ke jalan untuk menyapa langsung pendukungnya yang menunggu di pinggir jalan. Terlihat Ibu Negara AS, Melania, dan putrnya Barron ikut menyapa warga AS.

Sorakan dan Olok-olokan Warnai Parade Trump ke Gedung PutihFoto: REUTERS/Lucas Jackson

Sorakan meriah para pendukung Trump terdengar keras. Namun di tengah-tengah itu, terdengar juga suara olok-olokan para demonstran anti-Trump yang telah beraksi sejak Jumat (20/1) pagi waktu AS.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (21/1/2017), saat Trump berjalan kaki di salah satu ruas Pennsylvania Avenue dekat Trump Hotel, para demonstran mulai beraksi sambil mengangkat spanduk bertuliskan ‘Shame‘.

Beberapa saat sebelumnya, rombongan parade Trump dan Wapres Mike Pence melewati kerumunan demonstran yang meneriakkan slogan anti-Trump. Demonstran juga mengangkat tinggi-tinggi poster bertuliskan ‘Obama cares, Trump scares‘ dan ‘Make America Sane Again‘.

Sorakan dan Olok-olokan Warnai Parade Trump ke Gedung PutihFoto: Drew Angerer/Getty Images/AFP

Suara olok-olokan cukup keras terdengar dari para demonstran yang berkumpul di luar Navy Memorial Plaza, saat rombongan parade Trump melintas.

“Bukan presiden saya! Bukan presiden saya!” teriak para demonstran anti-Trump. Pendukung Trump berusaha membalas dengan meneriakkan ‘USA! USA’.

Meskipun terus berteriak, mayoritas para demonstran anti-Trump beraksi dengan damai. Tidak ada demonstran yang nekat menerobos barikade polisi untuk mengacaukan parade.

Kekerasan terjadi di sisi lain Washington DC, saat sekelompok demonstran yang berpakaian serba hitam bertindak anarkis, dengan merusak kaca dan ribut dengan polisi. Keributan terjadi di lokasi tak jauh dari rute parade. Sedikitnya 95 orang ditangkap terkait keributan itu.(Ags)

%d blogger menyukai ini: