Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Murah, Teknologi Antapani Cocok untuk Jalur KA Semicepat

Murah, Teknologi Antapani Cocok untuk Jalur KA Semicepat

Sketsanews.com, Bandung – Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan jalan layang Pelangi Antapani di Kota Bandung. Nama tersebut seperti yang diusulkan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Teknologi jalan layang yang menghabiskan biaya Rp30 miliar ini akan diterapkan untuk pembangunan jalan layang kereta api semicepat Jakarta – Surabaya.

Kalla menjelaskan alasan meresmikan jalan layang Antapani. Biasanya, kata dia, Wakil Presiden hanya meresmikan infrastruktur yang bernilai di atas Rp100 miliar. Tapi, jalan layang Pelangi Antapani berbeda.

Pada perayaan tahun baru 2015, Kalla mengajak anak dan cucu untuk berlibur ke Yogjakarta menggunakan moda kereta api. Saat kembali ke Jakarta, Kalla dan rombongan membutuhkan waktu sekitar 8 jam.

Ia pun heran, kenapa waktu yang dihabiskan kereta api masih terlalu lama. Tiba di Jakarta, ia disambut Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Kalla pun menyampaikan keluhannya.

“Mereka jawab, pertama karena VIP jadi dikasih lambat, kedua memang kecepatan 75 km per jam, karena terlalu banyak pintu kereta api yang sepihak di kota, sehingga kalau jalan kencang nanti gimana,” jelas Kalla saat pidato di Jalan Antapani, Bandung, Jawa Barat, dikutip dari Mediaindonesia, Selasa (24/1).

Kalla pun menantang pejabat terkait untuk membuat kecepatan kereta dua kali lipat. Sehingga, waktu tempuh Jakarta – Surabaya bisa dihemat hingga lima atau enam jam.

Mereka pun menyanggupi tapi dengan syarat pembangunan jalan layang di setiap persimpangan. Setelah dihitung, setidaknya dibutuhkan 1.000 jalan layang untuk membuat kereta api lebih cepat. “Biaya jalan layang satu saja itu Rp100 miliar,” kata Kalla.

Tapi, Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono muncul dengan ide jalan layang lebih sederhana. Teknologi pembangunan inilah yang diterapkan di jalan layang Pelangi Antapani.

“Kemarin dilaporin, ini sudah selesai jalan layang di Bandung, diajak saya pergi lihat sekalian diresmikan, betul memang nilai proyek cuma Rp 30 miliar, kalau ini berhasil berarti 1.000 bisa dibikin untuk (jalur) kereta api,” jelas Kalla.
(Ro)

%d blogger menyukai ini: