Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Baru Lahir, Bayi Ini Memiliki Empat Kaki dan Dua Kelamin Laki-laki

Baru Lahir, Bayi Ini Memiliki Empat Kaki dan Dua Kelamin Laki-laki

Sketsanews.com, India – Kelahiran seorang bayi dengan kondisi tak biasa kembali terjadi di India.

Seorang wanita asal Ballari, India melahirkan seorang bayi dengan kondisi yang memiliki organ tubuh melebihi orang normal.

Dikutip dari Times of India, wanita bernama Lalitamma (23), warga Desa Puladinni, Raichur melahirkan seorang bayi pada Sabtu malam lalu.
Saat dilahirkan, bayi tersebut membuat terkejut orang-orang yang ada di sekitarnya.

Pasalnya, bayi yang dilahirkan memiliki empat kaki.

Tak hanya itu, ia juga memiliki dua orgam intim laki-laki.

Bayi itu di kini dirawat di Wijayanagara Institute of Medical Sciences (VIMS) dan ditempatkan dalam perawatan neonatal.

Dokter yang menangani kelahiran bayi itu, dr Virupaksha T mengatakan bayi itu lahir di 04.23 waktu setempat.

Persalinan pun dilakukan scara normal.

Awalnya, Lalitamma enggan untuk membawa bayinya ke VIMS untuk perawatan intensif.

“Ini adalah karunia Tuhan kepada kita,” katanya kepada dokter.

Namun, setelah anggota keluarganya dan staf rumah sakit membujuknya, dia setuju untuk membawa bayi ke VIMS.

Dokter meminta kepada keluarga untuk membawa bayi abnormal tersebut ke VIMS.

Selama disana, bayi tersebut selalu diamati perkembangan dan kesehatannya.

Dokter yang biasa menangani bayi, dr Divakar Gaddi mengatakan pihaknya berusaha untuk membedah bayi tersebut.

“Sebuah tim ahli bedah yang melihat ke kondisi bayi. Ini adalah kasus yang sangat menantang bagi kami.” katanya.

Sementara, ibu bayi tersebut sebenarnya ikhlas dengan keadaan bayinya dan rela anaknya tumbuh dengan kondisi seperti saat ia lahir.

“Anak pertama sayal ahir tiga tahun lalu tumbuh dalam kondisi sehat. Kami ini keluarga miskin dan tidak mampu membayar pengobatan yang mahal,” tambahnya.

Tapi akhirnya, Lalitamma akhirnya mau membawa anaknya ke VIMS untuk menjalani operasi dengan harapan anaknya bisa tumbuh normal, seperti yang dikutip dari Tribun. (Eni)

%d blogger menyukai ini: