Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hankam, Headlines, News Salahi Izin Tinggal, 7 WNA Asal China Juga Diduga Lakukan Cyber Crime

Salahi Izin Tinggal, 7 WNA Asal China Juga Diduga Lakukan Cyber Crime

Sketsanews.com, Jakarta – Kasubdit Penyidikan Direktorat Jenderal Imigrasi, Dudi Iskandar mengatakan, tujuh warga negara asing (WNA) asal China digerebek polisi di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Adapun lokasi tepatnya berada di komplek Katamaran, Jalan Trimatan VI No 23 RT 008/RW 007, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
“Tujuh WNA Tiongkok melakukan penyalahangunaan izin tinggal. Terkait dengan tindak pidana di luar imigrasi adalah kewenangan polisi. Kita tangani izin imigrasinya saja,” ujar Dudi di lokasi, Selasa (24/1/2017).

Dikatakan Dudi, tujuh WNA asal Tiongkok, dengan jelas menyalahgunaan izin tinggal dan akan ditindak lanjuti. Selain itu, mereka juga diduga melakukan tindak tindak kejahatan dunia maya.

“Kita tekankan adanya penyalahgunaan izin tinggal kepada tujuh WNA Tiongkok. Ini yang akan kita tindak lanjuti. Apakah ada dugaan tindak kejahatan cyber crime, akan diserahkan ke polisi,” tuturnya.

Ia melanjutkan, pihaknya akan melanjutkan ke proses hukum pro justicia. Tak hanya itu, mereka juga akan mendeportasi ketujuh WNA Tiongkok dan juga mencegah mereka kembali datang ke Indonesia.

“Kita tunggu dari kepolisian, kalau benar dugaannya ada pidana akan dilakukan oleh kepolisian. Tapi kalau ada kesalahan imigrasi akan kita tindak lanjuti dengan pro justicia. Setelah dilakukan penghukuman, akan kita lakukan deportasi dan cekal untuk kembali ke Indonesia,” tutupnya.

Seperti diketahui, kepolisian melakukan penggerebekan kepada tujuh WNA asal Tiongkok berinisial CZH (25), LX (25), WLY (26), XLS (38), CY (21), SH (18), WM (22) Tiongkok di PIK komplek Katamaran jalan Trimatan VI No 23 RT 008/RW 007, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Demikian sebagaimana dilansir okezone.

(Jp)

%d blogger menyukai ini: