Sketsa News
Home News Cagub Wahidin Ingin Insentif Guru Honorer di Banten Ditingkatkan

Cagub Wahidin Ingin Insentif Guru Honorer di Banten Ditingkatkan

Cagub Banten Wahidin Halim berkampanye di Tangerang (Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikco

Sketsanews.com, Tangerang – Calon Gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim ingin pemerintah memberi perhatian lebih kepada petugas masyarakat di wilayah Banten. Jika terpilih, Wahidin berjanji akan meningkatkan insentif untuk guru honorer, guru mengaji, petugas RT/RW, dan petugas posyandu di daerah Banten.

Wahidin menuturkan tanggungan SMA-SMK ke depan diserahkan ke tingkat provinsi, sehingga menjadi tugas pemerintah provinsi untuk menyejahterakan guru. Menurut Wahidin, kesejahteraan guru perlu diperhatikan karena merupakan pendidik generasi penerus bangsa.

“Nanti SMA, SMK, diambil alih gubernur. Jadi itu tugas gubernur. Makanya pilih gubernur yang senang terhadap pendidikan, yang pernah menderita sewaktu sekolah. Makanya saya kasih pendidikan gratis bagi yang tidak mampu (saat jadi Wali Kota). Termasuk juga saya kasih Rp 500 ribu buat guru ngaji, guru swasta, yayasan. Kalau saya gubernur, saya tambahin lagi,” ucap Wahidin kepada warga Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (24/1/2017).

“Guru-guru paling berjasa. Termasuk ulama, kiai, kita harus takzim. Ini luar biasa jasanya. Tapi kadang lupa kita menghargai. Karena itu, mereka harus sejahtera. Kalau dia sejahtera, dia bisa mengajar anak kita dengan baik,” lanjutnya.

Selain itu, pasangan cawagub Andika ini juga ingin insentif untuk petugas RT/RW ditingkatkan. Berbekal pengalaman 10 tahun menjadi Kepala Desa Pinang pada tahun 1981, Wahidin mengaku sudah hafal tugas RT/RW di Banten sehingga perlu perhatian lebih dari pemerintah.

“Pak RT insentifnya sejuta ya tiga bulan? 500? Rp 5 juta 5 tahun? Pak RW berapa? Tapi kalau RW sekarang juga bersaing. Kalau ada janda nikah juga tahu,” kelakar Wahidin disambut tawa warga.

Wahidin menjelaskan, insentif untuk RT/RW nantinya akan diambilkan dari anggaran operasional gubernur. Anggaran tersebut akan digabungkan bersama insentif RT/RW yang diberikan pemerintah kota atau kabupaten di wilayah Banten.

“Pak gubernur nggak bisa? Bisa, karena pak gubernur punya anggaran. Kita kerja sama sama bupatinya. Pak bupati berapa dibantu dari provinsi. Ini bentuk perhatian RT RW dan guru ngaji,” jelasnya.

Wahidin juga berjanji akan membenahi infrastruktur akses transportasi di Banten. Menurutnya, pembangunan jalan sangat penting untuk meminimalkan beban ongkos distribusi barang.

“Bagusnya dibuat jalan. Saya buat jalan tembus dari Bayah ke Soekarno-Hatta sampai ke Lontar sampai ke Banten. Jadi orang tidak perlu jalannya ke jalan tol. Di Tangerang tapi kita bikin panjang jalan. Membawa hasil ikan juga cepat ke sana,” kata Wahidin, seperti dilansir detik.

(Ad)

%d blogger menyukai ini: