Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Tekno-Sains The Habibie Center, Drone Emprit: Breaking the chamber’s walls

The Habibie Center, Drone Emprit: Breaking the chamber’s walls

Sketsanews.com – Masih ingat dengan analisis Si Emprit tentang gerakan Masyarakat Anti Hoax beberapa waktu lalu? Gerakan ini disambut sangat positif oleh masyarakat, yang dapat dilihat dari selalu ramainya deklarasi di setiap CFD. Di media online, sambutannya juga sangat positif.

Namun di media sosial, tampak adanya distrust terhadap gerakan ini, yang dapat dilihat dari adanya sebuah cluster yang tidak menyatu dengan cluster mereka2 yang mendeklarasikan.

Polarisasi ini disebabkan oleh anggapan dan keyakinan bahwa gerakan ini hanya formalisasi dari upaya untuk menuduh sbg pembuat hoax dan memblokir sebagian dari situs dan akun mereka. Walau demikian, kedua cluster sama2 sepakat dengan gagasan anti hoax.

Sejauh ingatan saya, dialog yang mempertemukan dua chamber ini belum pernah dilakukan. Bahkan ketika saya tanya kenapa yang hadir dalam deklarasi seolah dari satu sisi? Kawan saya bilang bahwa udah sering mereka mengajak, namun tdk ada response.

Hingga sekarang, beberapa hal yang menjadi concern dan distrust masih ada. Oleh karena itu, saya mengusulkan agar dalam Tech Talk yang akan diselenggarakan oleh The Habibie Center mendatang menghadirkan tokoh2 dari kedua cluster.

Dialog, obrolan warung kopi, atau kopi darat, masih diyakini sebagai cara yang paling efektif dan asyik dalam membuka channel dari dua cluster yang terpolarisasi. Sebenarnya ini adalah budaya bangsa Indonesia, budaya musyawarah, gotong royong. Ketika perbedaan tidak bisa diselesaikan secara online, maka cangkir dan kopi adalah solusinya.

So, bersyukur sekali saya ketika kawan saya Nano Estananto berhasil mengundang Kang Ferry Koto mewakili sodara2 yang selama ini seperti berada di cluster seberang dalam gerakan anti hoax, dan kawan2 dari Masyarakat Anti Hoax yg diwakili oleh mbak Santi Indra Astuti, untuk duduk bersama2 berdialog.

Biar dialog ini makin seru, mas Ilham Habibie dan Rudi Iskandar dari THC akan duduk bareng juga. Sementara itu Drone Emprit akan hadir menampilkan potret2 polarisasi yang selama ini terjadi di dunia sosial media, sebagai tantangan untuk didialogkan.

Saya kira ini bakal sangat seru. Kita mencoba menjadikan dialog sebagai channel untuk menggempur echo chamber dan polarisasi.

Yuk ramai2 kita bertukar pikiran. Silahkan daftar sebelum kursi habis. Selasa, 31 Januari, 14:00, di The Habibie Center.

Semoga dunia media sosial di Indonesia bisa memberdayakan dan makin asyik.

Ismail Fahmi

%d blogger menyukai ini: