Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News Pemancing Hilang di Sungai Kuista, Diduga Kuat ke Tengah Laut

Pemancing Hilang di Sungai Kuista, Diduga Kuat ke Tengah Laut

Sketsanews.com – Sunedi (34), warga Desa Kapetakan, Blok Dedali, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon belum ditemukan. Korban hilang saat mancing di sungai Kuista, Selasa (24/1). Tim SAR yang melakukan pencarian belum membuahkan hasil sampai kemarin (26/1). Diduga korban sudah ke tengah laut.

Pada pencarian korban tenggelam, tim kembali pulang dengan tangan kosong. Meskipun sudah berusaha maksimal, namun nasib berkata lain. Tim SAR yang mulai mencari korban sejak pukul 09.00 tersebut tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Baik itu sepanjang TKP tempat korban terjatuh, hingga ke muara sungai.

“Setelah melakukan evaluasi, kita putuskan menghentikan pencarian. Itu sudah melalui pembahasan bersama keluarga korban, pemerintah setempat, pihak kepolisian, dan unsur TNI,” ujar Dantim SAR, M Nuruddin.

Dikatakan Nurudin, kemarin, tim bergerak dari mulai tempat diduga korban tercebur, hingga menyisir ke muara Sungai Bondet. Namun hal itu sia-sia. “Dugaan kita, korban sudah lepas dari sungai dan muara. Kemungkinan sudah ke tengah laut,” imbuhnya.

Namun demikian, pihaknya akan kembali melakukan pencarian jika sudah ada informasi pasti terkait keberadaan korban ataupun ada infromasi dari warga yang mengetahui posisi korban. “Saat ini kita sudah berupaya semaksimal yang kita mampu. Tentunya nanti kalau ada informasi baru akan kita tindaklanjuti lagi,” paparnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Kapetakan, Aiptu Suganda mengatakan bahwa pihak keluarga masih berharap korban dapat ditemukan bagaimanapun kondisinya.

Korban sendiri sudah dinyatakan hilang selama empat hari dan diduga hanyut di Sungai Kumpul Kuista saat sedang memancing. Sehari setelah korban dinyatakan hilang, tim SAR dari Tagana dan Basarnas Pos Cirebon, kemudian melakukan pencarian korban.

Tapi hingga berita ini diturunkan, keberadaan korban belum diketahui. Korban diduga telah terbawa arus hingga ke tengah laut. Hal itu berdasarkan pengakuan nelayan dari Sungai Bondet yang melihat mayat di sekitar perairan Kelip Putih dengan ciri-ciri yang sama dengan korban.(Ags)

%d blogger menyukai ini: