Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News Cerita Kapolda Jabar Selalu Beri Sinyal kuat Rizieq jadi Tersangka

Cerita Kapolda Jabar Selalu Beri Sinyal kuat Rizieq jadi Tersangka

Sketsanews.com, Jawa Barat – Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Anton Charliyan kembali menegaskan jika status Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab segera ditingkatkan. Dia menjadi terlapor dalam kasus penghinaan terhadap Pancasila.

“Senin ya kemungkinan besar statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka,” kata Anton di Kompleks PTIK, Jakarta, Jumat (27/1).

Soal tersangka juga pernah disampaikan Anton. “Kita sedang melengkapi bukti-bukti lain, dan dalam waktu dekat bersangkutan akan dijadikan tersangka,” kata Anton di Mapolda Jabar, Jumat (13/1).

Dikatakan Anton, sebelum menetapkan pentolan FPI itu sebagai tersangka penyidik akan lebih dulu melakukan gelar perkara yang kedua dalam tahap penyidikan. Saat ini, diakui Anton status Rizieq masih terlapor,dikutip dari Merdeka.com

“Ditingkatkan melalui gelar perkara. Jadi ini gelar kedua untuk kasus penodaan Pancasila,” ujarnya.

Kendati dengan tegas menyatakan bakal menetapkan Rizieq sebagai tersangka, jenderal bintang dua itu belum bisa menentukan apakah Rizieq bakal langsung ditahan apa tidak.

“Masalah penahanan kan sangat subjektif gitu, bukan harus, bisa iya bisa tidak,” ucapnya.

“Ada alasan objektif, ada alasan subjektif. Alasan subjektifnya tidak mengulangi perbuatan tindak pidana, akan menghilangkan barang bukti, akan mengulangi itu kan alasan-alasan subjektif,” timpal Anton.

Anton juga mengatakan Rizieq kurang kooperatif saat dilakukan pemeriksaan pertama. Salah satu bentuk tidak kooperatif nya Rizieq, tidak pernah mengakui pernyataannya di video tersebut.

“Yang bersangkutan kurang kooperatif dalam pemeriksaan. Dia menyatakan bahwa saya kalau ceramah itu satu jam, sedangkan yang kita perlihatkan 2-3 menit. Kan yang intinya saja, tidak mungkin yang satu jam,” kata Anton di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (12/1).

Pentolan FPI itu dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke kepolisian dengan lampiran video pernyataan Rizieq yang menyebut ‘Pancasila Soekarno ketuhanan ada di Pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala’.

“Yang bersangkutan mengatakan tidak pernah melakukan hal tersebut, dan mungkin saja ini gambar video editan,” terangnya menambahkan.

Diketahui, Ketua FPI Rizieq Syihab dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri lantaran ucapannya saat berdakwah di Kota Bandung pada 2013 lalu menyebutkan Pancasila Soekarno Ketuhanannya ada di pantat. Sedangkan Pancasila Piagam Jakarta Ketuhanannya ada di kepala.

Setelah melakukan serangkaian proses penyelidikan, Polda Jabar pun menaikkan status kasus penodaan pancasila ke tahap penyidikan. Namun, sampai saat ini polisi belum menetapkan Rizieq sebagai tersangka.

(As)

%d blogger menyukai ini: