Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News Ahmad Dhani: Untung Saat Masa Pahlawan Imam Bonjol Tahun 1824, Megawati Belum Lahir!

Ahmad Dhani: Untung Saat Masa Pahlawan Imam Bonjol Tahun 1824, Megawati Belum Lahir!

Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas (kiri) bersama musikus dan penyanyi, Ahmad Dhani (tengah) disaksikan Pengacara Ahmad Dhani, Ramdhan Alamsyah (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan di kediaman Ahmad Dhani, Jakarta Selatan, Rabu (10/2). DPW PKB DKI Jakarta berencana mengusung Ahmad Dhani menjadi calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada Serentak 2017 mendatang. ANTARA FOTO/Reno Esnir/pd/16. *** Local Caption ***

Sketsanews.com, Jakarta – Pernyataan yang berani dan mengena sasaran kembali dilontarkan musisi kondang Ahmad Dhani terkait komentarnya pada kasus kriminalisasi terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Lontaran cawabup Bekasi itu kali ini mengaitkan kepahlawanan Pangeran Diponegoro dan Imam Bonjol dengan Habib Rizieq yang sama-sama bersorban. “1825 ada Pahlawan bersorban bernama DIPONEGORO, sekarang ada Habib Rizieq Shihab… #ADP,” tulis Dhani di akun Twitter ‏@AHMADDHANIPRAST.

Tak sampai disitu, Dhani pun tak lupa menyindir nama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam cuitannya. “Di 1824 juga ada Imam Bonjol , Pahlawan bersorban sama seperti HRS , untung Megawati belum lahir…. #ADP,” sindir ‏@AHMADDHANIPRAST.

Diketahui, pada hari Senin (23/01/17), ribuan umat Islam melakukan Aksi Bela Ulama di Mapolda Metro Jaya, menolak kriminalisasi terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.

Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa Habib Muhammad Rizieq Syihab sebagai saksi terlapor karena mengkritik mata uang rupiah karena berlogo mirip “palu-arit” sebagai lambang kelompok terlarang Partai komunis Indonesia (PKI).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menyampaikan bahwa kasus Habib Rizieq sudah memasuki proses penyidikan.

Diberitakan Pekanews, hal itu dibantah oleh kuasa hukum Habib Rizieq, Kapitra Ampera. “Kalau sudah penyidikan berarti status hukumnya ada, namun ini baru panggilan pertama, ini masih penyelidikan,” ujar Kapitra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta (23/01).

(Wis)

%d blogger menyukai ini: