Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Begini Aksi Demonstrasi Besar Menolak Kebijakan Imigrasi Trump

Begini Aksi Demonstrasi Besar Menolak Kebijakan Imigrasi Trump

Foto: Justin Lane / USAtoday

Sketsanews.com, New York – Masyarakat Amerika Serikat (AS) menolak kebijakan imigrasi yang diteken oleh Presiden Donald Trump. Mereka berkumpul di bandara-bandara AS untuk menolak kebijakan tersebut.

Di Forth Worth International Airport di Dallas, ratusan orang membawa spanduk menolak kebijakan pelarangan bagi para imigran yang datang ke AS. Pria, wanita dan anak-anak berkumpul membawa spanduk untuk menyambut para imigran yang datang ke AS.

Foto: REUTERS/Laura Buckman

Di wilayah lain, demonstran berkumpul di bandara internasional Jhon F Kennedy. Mereka berkumpul sambil membawa bendera AS dan bersorak menolak larangan berkunjung ke AS bagi beberapa warga negara yang berasal dari negara yang mayoritas penduduknya beragama muslim.

Foto: Justin Lane / USAtoday

Sopir taksi yang berada bandara JFK juga melakukan mogok kerja. Mereka menyebut kebijakan yang dilakukan oleh Trump tidak inskonstitusional. Beberapa warga dari kelompok agama juga mengutarakan penolakannya dan membentangkan spanduk menyambut imigran yang datang ke AS.

Foto: Justin Lane / USAtoday

Demonstrasi di bandara-bandara AS ini merupakan demonstrasi terbesar dalam bulan ini, di mana beberapa minggu lalu sekitar 1 juta orang berunjuk rasa dengan melakukan long march.

Salah seorang demonstran, Olivia Katbi mengatakan kebijakan imigrasi Trump dianggapnya sangat kejam. “Saya pikir ini sangat keterlaluan dan sangat buruk. Kita seperti berbelasungkawa atas kematian seseorang dengan tidak memperbolehkannya untuk datang ke sini,” ucapnya seperti dikutip dari CNN.

Foto: REUTERS/Laura Buckman

Di Kota New York, kerumuman massa berkumpul di bandara JFK untuk meminta dua warga Irak dibebaskan.

“Tuan Presiden, lihat kami. Ini Amerika. Apa yang kamu lakukan sangat memalukan. Ini sangat tidak Amerika,” ujar seorang warga Nydia Velazquez.

Sebelum akhirnya dibatalkan oleh pengadilan federal, Donald Trump menghentikan sementara program pengungsi ke AS dan melarang para pengunjung dari Suriah dan sejumlah negara mayoritas muslim lainnya. Pelarangan sementara ini dimaksudkan untuk membantu melindungi warga Amerika dari serangan-serangan teroris.

Foto: REUTERS/Laura Buckman

“Saya sedang melakukan langkah-langkah pemeriksaan baru untuk menahan para teroris Islam radikal menjauh dari AS. Saya tak menginginkan mereka di sini,” ujar Trump. Seperti dilansir detik.

“Kami hanya ingin memasukkan mereka yang akan mendukung negara kita dan yang sangat mencintai rakyat kita,” imbuh Trump.

Dengan perintah ini, maka program pengungsi Suriah dihentikan sampai pemberitahuan lebih lanjut atau sampai presiden memutuskan mereka tidak lagi menjadi ancaman keamanan. Pada akhirnya prioritas akan diberikan pada kelompok-kelompok minoritas agama yang lari dari penindasan.

Foto: Spencer Platt/Getty Images.

(Sh)

%d blogger menyukai ini: