Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Kemenperin Dorong Industri Kecil Manfaatkan Teknologi Digital

Kemenperin Dorong Industri Kecil Manfaatkan Teknologi Digital

Sketsanews.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar pelatihan bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut meliputi workshop mengenai fotografi, penulisan konten, dan promosi untuk produk.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kemenperin sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Sektor Industri melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

“Pada Jumat kemarin, kami sudah tandatangani MoU dengan Kemkominfo dan Bukalapak. Ini adalah aksi nyata dalam implementasi e-smart IKM lewat bimbingan teknis, yang kami awali di sentra IKM Boyolali karena potensial,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih melalui keterangan resmi, Minggu (29/1/2017).

Workshop kali ini diikuti sebanyak 20 IKM dari berbagai sektor usaha seperti kerajinan logam, furniture, kerajinan tas dari kulit ikan pari, serta makanan dan minuman.

“Secara teknis, para pelaku IKM ini selain mendapatkan pengetahuan, juga praktik langsung yang diajari oleh lima penggerak pelapak atau tim instruktur dari Bukalapak,” jelasnya.

Di hari itu, lanjut Gati, para pelaku IKM sudah bisa mengunggah produk-produk jualannya di laman Bukalapak.

Gati menegaskan, workshop tersebut akan berkelanjutan dan bertujuan untuk memfasilitasi para pelaku IKM atau usaha ekonomi kreatif di dalam negeri agar dapat memanfaatkan teknologi dalam pengembangan produknya sehingga menjangkau pasar yang lebih luas, dengan melibatkan marketplace yang cukup berhasil.

“Untuk tahun ini, Kemkominfo akan memasang jaringan internet di 50 sentra IKM seluruh wilayah Indonesia,” tambahnya. Dengan begitu, menurut Gati, kualitas produk IKM nasional semakin berdaya saing sehingga mampu menguasai pasar ASEAN maupun global.

“Di tengah kemajuan era digital, IKM kita harus membidik peluang tersebut secara tepat,” tegasnya. Menurutnya langkah ini mendorong penumbuhan wirausaha baru di Indonesia sekaligus menjalankan program prioritas pemerintah di tahun ini mengenai pemerataan, dilansir dari Kompas.com .
(Ro)

%d blogger menyukai ini: