Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Jawara GNPF-MUI Interogasi 3 Penyusup, Temukan diduga Kartu BIN dan Wartawan

Jawara GNPF-MUI Interogasi 3 Penyusup, Temukan diduga Kartu BIN dan Wartawan

Sketsanews.com – Jawara Betawi mengamankan 3 orang yang terduga penyusup. Saat aksi kawal sidang Ahok ke – 8 di gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017).

Para jawara Betawi yang berhasil menangkap ketiga orang tersebut mengaku sudah memperhatikan beberapa penyusup tersebut. Tapi baru pada sidang kali ini orang-orang tersebut berhasil di amankan.

“Kita sudah memperhatikan gerak-geriknya sejak sidang lalu, baru kali ini kita amankan,” jelas Jipeng salah satu jawara Betawi yang ditemui awak media, di Jalan RM. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan.

Menurut Jipeng dari ketiga orang tersebut berhasil ditemukan beberapa barang bukti. Hal inilah yang menguatkan mereka bahwa orang-orang tersebut adalah penyusup.

“Kita lihat mereka bawa ID Pers (abal-abal), lalu satu cowok pakai baju koko terus bawa ID BIN,” tambahnya, dikutip dari MajalahAyah.

Pihak jawara Betawi sendiri menangkap ketiga orang (1 perempuan, 2 laki-laki) tersebut pada pukul 13.45 WIB saat mereka berada di kerumunan masa umat Muslim. Dari keterangan para jawara Betawi ada satu orang lagi yang masih tidak ditemukan.

Tiga orang yang diduga menyusup ke barisan massa GNPF-MUI masih diperiksa pihak kepolisian. Ketiga orang ini diduga menyusup dengan menggunakan kartu pers.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Jakarta Selatan, AKBP Dony Alexander kepada wartawan di Kementerian Pertanian, Selasa (31/1).

“Sudah diamankan sama kita, masih diinterogasi TNI dan Polri,” ujar Dony.

Ketika ditanya tentang kartu anggota BIN yang dimiliki oleh salah seorang penyusup, Dony tidak menjawabnya secara gamblang. Ia hanya membenarkan bahwa ketiga penyusup ini memang mempunyai kartu identitas wartawan.

“(Ada kartu) pers yang kita amankan, tapi masih kita dalami dulu ya. Nanti perkembangan terakhir ke Pak Kapolres (Jakarta Selatan) ya,” ucapnya sedikit berdalih.

Sebelumnya, terdapat dua orang laki-laki dan seorang perempuan yang ditangkap massa GNPF-MUI karena diduga penyusup. Kepada Aktual, salah seorang Jawara Silat Betawi yang tergabung dalam tim pengamanan GNPF-MUI mengatakan bahwa penangkapan ini berawal dari perempuan yang diduga sebagai kubu pendukung Ahok di dalam kerumunan massa GNPF-MUI.

Selain itu, Jawara Silat tersebut juga menemukan kartu anggota BIN yang dimiliki oleh salah satu penyusup. Penemuan Kartu BIN ini sendiri dilakukan saat ketiganya diinterogasi massa GNPF-MUI, sesaat sebelum pihak kepolisian datang untuk mengamankannya.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: