Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News Janjikan Kuliah Gratis, Anies akan Panggil Semua Rektor di DKI

Janjikan Kuliah Gratis, Anies akan Panggil Semua Rektor di DKI

Anies   Baswedan di TIM (Novai Dhwinuari Antony/detikcom).

Sketsanews.com, Jakarta – Cagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan akan memberi kuliah gratis di perguruan tinggi jika terpilih menjadi gubernur. Dia akan memanggil para rektor universitas yang ada di Ibu Kota untuk melakukan dialog.

Hal ini dia sampaikan dalam dialog dengan pemilih muda di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Kelurahan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2017). Acara ini bernama Jakarta Young Voters Festival Speak Up Candidate.

“Pendidikan itu mahal, tapi ketidakterdidikan itu lebih mahal lagi. Jadi jangan tidak terdidik. Ini mahal. Nah, pertanyaannya, siapa yang harus menanggung ongkos,” ujar Anies kepada peserta diskusi.

Pihaknya akan melakukan dialog dengan 300 perguruan tinggi yang ada di Jakarta. Hal ini agar seluruh anak usia sekolah dapat melanjutkan pendidikan di tingkat perguruan tinggi tanpa terkendala masalah biaya.

“Kalau saya jadi gubernur, akan saya panggil semua rektor yang ada di Jakarta, dan saya akan bicara sebagai mantan rektor universitas swasta. Dan saya tahu persis bahwa biaya universitas itu mahal,” katanya.

Sebagai mantan rektor salah satu universitas di Ibu Kota, Anies mengaku paham dengan mahalnya ongkos biaya yang dikeluarkan buat kegiatan operasional kampus. Kebanyakan biaya yang dikeluarkan adalah ongkos untuk sewa tanah dan investasi gedung.

“Jadi yang mau dilakukan pemda, kita akan siapkan tanah yang murah, gedung dengan biaya murah, sehingga mereka tidak terkena biaya tanah yang begitu besar. Pinjam saja tanah pemda,” imbuhnya.

Hal ini dilakukan Anies karena yang akan dilakukan pihak universitas adalah mendidik anak bangsa. Untuk itu, pihaknya merasa bertanggung jawab untuk membantu.

“Kalau mereka melakukan kegiatan usaha, ya mari kita bagi hasil. Tapi, kalau mau mendidik, yang sebetulnya tanggung jawab kami, mendidik dan Anda mau melakukan pendidikan itu,” paparnya.

“Saya dari dulu, ketika saya berada di universitas swasta, selalu bilang, negara itu bisa bantu kami sebagai universitas swasta dengan cara apa, pinjamin tanah. Pinjamin tanah 50 tahun saja, universitas bisa jalan,” sambungnya.

Sebagaimana dilansir detik, Anies menilai biaya yang dikeluarkan universitas dihitung berdasarkan jumlah kursi yang ada di dalam ruangan, dan bukan dihitung berdasarkan jumlah mahasiswa. Jika ada bangku kosong, maka akan diberikan secara gratis kepada masyarakat yang berada di sekitar universitas.

“Nah, itu kami lakukan di Paramadina. Saya hitung setiap fakultas, setiap program studi, berapa jumlah program studi yang terpakai, berapa jumlah kursi yang kosong. Lalu jumlah kursi yang kosong saya berikan kepada tetangga kami di Kecamatan Mampang untuk kuliah di kampus dengan nol rupiah. Dan tidak usah berprestasi tinggi-tinggi, cukup syarat minimalnya,” pungkasnya.

(Ad).

%d blogger menyukai ini: