Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Pengusaha Indonesia Gandeng Hoshinoya Jepang Sebagai Operator Resort di Bali

Pengusaha Indonesia Gandeng Hoshinoya Jepang Sebagai Operator Resort di Bali

Sketsanews.com, TOKYO – Seorang pengusaha Indonesia yang memiliki tanah 3 hektar di Gianyar Ubud Bali berhasil menggandeng Hishino Resorts Jepang yang memiliki Resort di 37 lokasi di Jepang plus operator Resort di Tahiti sejak 2014.

“Untuk Bali adalah pertama kali kita membuka Resort di luar negeri di mana kita yang bangun sendiri sejak Mei 2013 di atas tanah seorang pengusaha Indonesia. Kita hanya sebagai operator Resort tersebut,” papar Daisuke Sato, Direktur Marketing Hoshino Resorts khusus kepada Tribunnews.com malam ini, Kamis (2/2/2017).

Hoshinoya Resort Bali memiliki 30 vila yang terbagi tiga jenis yaitu Bulan, Soka dan Jalak.

Biaya menginap per malam Vila Bulan sekitar 9 juta rupiah, vila Soka sekitar 9,9 juta rupiah dan vila Jalak sekitar 10,8 juta rupiah.

“Harga ini akan berfluktuasi tergantung musim atau waktu yang berjalan,” katanya.

Umumnya vila-vila tersebut dengan bagian belakang menyambung ke kolam renang bersama.

Menceritakan sejarah Hoshinoya Bali Resorts, Sato mengacu kepada pihak Indonesia yang datang meng approach mereka.

“Awal mulanya pihak Indonesia yang mendekati kami karena owner senang dengan gaya Jepang dan mengenal Jepang pula. Lalu terjadilah kerjasama dan kami dipercayakan sebagai operator Resort tersebut.”

Berapa lama kontrak kerjasamanya tidak disebutkan Sato.

Namun Tribunnews.com memperkirakan sepuluh tahun dan pembagian keuntungan bersama dalam persentase sebagai rahasia perusahaan.

“Mudah-mudahan dalam 3 tahun mendatang terisi 60% dan 5 tahun mendatang terisi 80%,” katanya lagi.

Dengan 20 vila harga rata-rata 9 juta rupiah, apabila 60% terisi penuh maka tiap hari akan mendapatkan penghasilan sekitar 162 juta rupiah atau 4,86 miliar rupiah per bulan di tahun 2020 mendatang.

Saat ini memang yang paling banyak membooking dari Jepang, lalu ada pula Korea, Taiwan dan China. Dikutip dari Tribunnews.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: