Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Nasional, News Dampak Negatif Sekolah 5 Hari dan Penghapusan Pelajaran Agama

Dampak Negatif Sekolah 5 Hari dan Penghapusan Pelajaran Agama

Sketsanews.com – Rencana sekolah Umum belajar Full Day dan hanya 5 hari sekolah dan diHapusnya Mata Pelajaran Agama diseluruh sekolah Umum dampak negatifnya :

1. Jutaan Pelajar yang belajar disekolah Umum (SD, SMP, SMA) akan seperti PNS yang hanya 5 hari kerja namun pulang biasanya pukul 15.30 sore akan kelelahan dan biasanya akan malas jika harus belajar Ilmu agama lagi.

2. Jutaan Pelajar yang belajar disekolah Umum (SD, SMP, SMA) yang tidak belajar agama lagi akan semakin menjauhkan diri mereka untuk mengenal Tuhan dan ajaran agamanya.

3. Sekolah umum yang tidak mengajarkan Pendidikan agama akan digiring pada pemahaman sekularisme

4. Anjuran Pemerintah jika pelajar ingin belajar agama harus di rumah ibadah, Pesantren, Madrasah, TPQ pada kenyataannya tidak semudah itu, tidak setiap masjid misalnya mengadakan les atau membuka kelas belajar agama. Tentunya jikapun ada keluarga pelajar tsb harus keluar biaya dua kali lipat, biaya sekolah umum dan kursus. Jikapun mau belajar dipesantren atau madrasah tidak setiap daerah memilikinya.

5. Sangat tidak masuk akal Rezim Jokowi dalam 5 hari belajar disekolah umum dari pagi sampe sore TIDAK ADA sama sekali memberikan waktu 1 jam saja untul mata pelajaran agama, kenapa pelit sekali rezim ini 8 jam belajar x 5 hari = 40 JAM tapi hanya 1 saja belajar pendidikan agama sama sekali tidak dikasih waktu belajar!! BENCI SEKALI REZIM INI DENGAN AGAMA.

6. Guru PAI (Pendidikan Agama Islam?) yang sudah sekolah dan memiliki kompetensi mengajar akan hilang dari peredaran sebab aturan tidak ada mata pelajaran agama.

 

Analisis Disusun oleh : Perdana Akhmad, S. Psi

(in)