Sketsa News
Home Berita Terkini, Citizen-Jurnalism, News Keji & Tak Manusiawi..!! Densus 88 Culik 4 Ustadz & Aktivis Islam di Weleri Saat I’tikaf di Masjid

Keji & Tak Manusiawi..!! Densus 88 Culik 4 Ustadz & Aktivis Islam di Weleri Saat I’tikaf di Masjid

Terduga Teroris ditangkap densus 88 di Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal Jawa Tengah., Minggu (18/06/2017).
Rohani warga masyarakat Dusun Bakalan Desa Ringinarum ditangkap di Rumahnya sendiri pukul 09:00.

Sketsanews.com – Densus 88 kembali beraksi dengan cara brutal dan tak beradab. Seperti pada kasus-kasus sebelumnya, kali ini Densus 88 juga bertindak keji dan tidak manusiawi saat menculik seseorang yang dituduh terlibat jaringan dan aksi terorisme.

Pada bulan Ramadhan 1438 H kali ini, Densus 88 menculik empat (4) orang ustadz dan aktivis Islam di Kelurahan Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada Ahad (18/6/2017) pagi.

Keempat orang yang diculik Densus adalah ustadz Fauzan al-Mubarok, ustadz Jami’in, Purwanto dan satu lagi aktivis Islam yang belum diketahui identitasnya. Mereka diculik Densus 88 saat sedang menunaikan ibadah i’tikaf di Masjid Abu Bakar yang terletak disamping rumah ustadz Jami’in.
Tak hanya menculik 4 ustadz dan aktivis Islam, Densus 88 juga menculik anak-anak dan remaja sekitar yang sedang i’tikaf di masjid dekat rumah ustadz Jami’in. Namun anak-anak dan remaja itu akhirnya dilepaskan.

“Iya benar. Anak-anak yang i’tikaf juga di ambil, termasuk anaknya pak irsyad. Yang sy tau, anak-anak yang i’tikaf pada dipulangin. Yang diambil bapak-bapak ada 3 orang. Kalau sama ustadz Fauzan jadi 4 orang,” kata seorang warga yang dimintai keterangan dan konfirmasi oleh channel Telegram Uptodate News pada Ahad sore.

Untuk diketahui bersama, ustadz Irsyad atau biasa disapa Syekh sebelumnya juga telah diculik oleh Densus 88 pada Senin (10/4/2017) lalu di Dusun Trondol, Desa Tratemulyo, Kecamatan Weleri, Kendal saat mengantarkan istri dan anaknya ketempat pijat bayi.

Hingga kini keluarga dan istri ustadz Irsyad belum tau kesalahan suaminya hingga diambil paksa oleh Densus 88 tanpa adanya surat penangkapan. Sama seperti ustadz Irsyad, keempat ustadz dan aktivis Islam ini juga belum jelas kesalahan dan keberadaannya. [Boy/Fira/dbs]

 

 

(in)