Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hukum, News Kena Gusur, Pedagang Sarkem Bakal Gugat PT KAI ke PN Yogyakarta

Kena Gusur, Pedagang Sarkem Bakal Gugat PT KAI ke PN Yogyakarta

Pedagang Pasar Kembang digusur PT KAI. ©2017 Merdeka.com

Sketsanews.com, Yogyakarta – Puluhan pedagang yang tergusur dari lapaknya di Jalan Pasar Kembang (Sarkem) berencana akan menempuh jalur hukum. Lewat pendampingnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, langkah hukum akan dilakukan usai materi gugatan rampung dibuat.

“Kami masih menyiapkan dokumen materi gugatan. Secara garis besar materi gugatan akan berisi perbuatan melawan hukum yang dilakukan PT KAI,” ujar Kepala Departemen Advokasi LBH Yogyakarta, Yogi Zul Fadhli.

Yogi mengungkapkan bahwa para pedagang yang digusur oleh PT KAI merupakan pedagang resmi. Pasalnya mereka diatur sesuai dengan peraturan daerah tentang pasar.

“Masih mengkaji juga soal ini. Apakah obyeknya individual atau bagiamana sedang kita kaji. Nanti kemungkinan gugatan akan dilakukan ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Yogyakarta. Tapi kami juga mengkaji kemungkinan gugatan ke PTUN” terang Yogi, sebagaimana dilansir dari Merdeka.

Yogi menegaskan, fokus langkah yang ditempuh saat ini pada kasus penggusuran oleh PT KAI. Termasuk soal dasar tanah Sultan Ground yang menjadi dalih penggusuran pedagang. Selain itu para pedagang juga akan meminta pertanggung jawaban dari Pemkot Yogyakarta.

“Pemkot (Yogyakarta) tetap kita mintai pertanggungjawaban. Para pedagang ini resmi dan memiliki identitas kartu pedagang dan membayar retribusi ke pemerintah,” pungkasnya.

Penggusuran di Jalan Pasar Kembang dilakukan oleh PT KAI Daop VI Yogyakarta pada 5 Juli 2017. Puluhan lapak pedagang yang sudah ada sejak tahun 1970 ini nantinya akan dibangun pedestri.

Para pedagang juga sempat menggelar tapa pepe di Alun-alun Utara menghadap Kraton Yogyakarta pada Minggu, (16/7). Mereka berharap kepedulian dan menuntut keadilan kepada Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono

(Wis)