Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News Banjir di Kecamatan Belitung Timur karena Kurangnya Drainase

Banjir di Kecamatan Belitung Timur karena Kurangnya Drainase

 

Illustras banjir (foto: Okezone)

Sketsanews.com, Belitung Timur – Hujan lebat yang mengguyur pulau Belitung dan Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung, mengakibatkan hampir seluruh kecamatan di Belitung Timur terendam banjir, pada Minggu 16 Juli 2017. Akibatnya, sejumlah akses jalan tak bisa dilalui dan jembatan putus.

Kepala BMKG Pangkalpinang, Mohammad Nurhuda menjelaskan, banjir yang merendam seluruh kecamatan di Belitung Timur diakibatkan dengan intensitas hujan sedang hingga lebat.

Hingga Minggu Malam, Banjir Pulau Belitung Rendam Ribuan Rumah dan Akses Jalan Terputus
Sempat Terganggu karena Banjir, Penerbangan di Bandara Belitung Kembali Normal
“Banjir di Belitung dan Belitung Timur terjadi karena hujan turun terus menerus seharian,” ujarnya dikutip dari Okezone.

Namun menurut Nurhuda, intensitas hujan lebat yang terjadi bukan sebagai faktor utama menyebabkan kebanjiran di sejumlah daerah.

“Hujan ringan bukan sebagai faktor utama saja, tetapi kondisi lingkungan juga mempengaruhi seperti drainase, air sungai yang meluap, saluran pembuangan air tidak lancar, dan lain-lain,” tuturnya.

Sementara intensitas curah hujan dijelaskan dia, berdasarkan pantauan radar dan satelit cuaca saat ini di wilayah Belitung dan Belitung Timur secara umum masih cukup kondusif yaitu berawan hingga hujan ringan hingga sedang.

“Dari pantauam citra radar dan satelit, hari ini di wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur masih berpotensi hujan ringan hingga sedang dan disertai petir,” kata Nurhuda.

“Beberapa wilayah yang sedang terjadi hujan ringan hingga sedang yaitu di daerah Sijuk, Tanjung pandan, Badau, Membalong dan Damar,” sambungnya.

Dalam prakiraan BMKG Babel di sejumlah wilayah Belitung berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terjadi di beberapa wilayah Kecamatan Tanjungpandan, Sijuk, Badau, Kelapa kampit, Damar, Manggar, Membalong dan dapat meluas ke wilayah Simpang renggiang dan sekitarnya.

“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga sore dan malam hari. Maka dari itu kami mengimbau kepada warga agar tetap siaga dan waspada,” imbuh Nurhuda.
(Im)