Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News Belum Dua Bulan Diperbaiki, Median Rusak Lagi

Belum Dua Bulan Diperbaiki, Median Rusak Lagi

Salah satu titik median yang rusak di jalan nasional di Kecamatan Purwosari. Median ini baru selesai dibangun, sekitar dua bulan lalu. Pelaksana proyek menegaskan akan segera memperbaiki kerusakan ini. (Rizal Fahmi Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Sketsanews.com, Pasuruan – Proyek pembangunan peninggian median di jalan nasional, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, baru saja dilakukan. Belum genap dua bulan proyek itu tuntas dikerjakan. Namun, kini median jalan itu sudah rusak.

Kerusakan terjadi di beberapa titik. Ada median yang retak atau pecah, ada juga yang lepas. Seperti yang terjadi di Desa Martopuro dan Kertosari, Kecamatan Purwosari, Senin pagi (17/7).

Kaposlantas Purwosari Aiptu Suwandi pun mengeluhkan kondisi itu. Menurutnya, kondisi itu bisa membahayakan pengguna jalan yang melintas. Khususnya pengendara motor.

“Proyek peninggian median ini belum genap dua bulan dibangun. Tapi, di beberapa titik sudah banyak yang rusak. Mestinya hal tersebut tak perlu terjadi,” tuturnya, seperti dilansir dari Jawapos.

Menurut pantauan koran ini, kerusakan median yang terparah terjadi di depan Mapolsek Purwosari. Hingga beberapa meter ke arah selatan atau dari Surabaya menuju Malang.

Sementara itu, pelaksana proyek PT Feva Indonesia dari Surabaya langsung merespons kerusakan median jalan ini. Melalui telepon, Budi Supriono selaku project manager PT Feva Indonesia menyebutkan, pihaknya tidak akan tinggal diam atas kerusakan yang terjadi.

“Kami akan bertanggung jawab untuk memperbaiki kerusakan di lapangan. Terutama median yang retak dan lepas,” tuturnya.

Menurutnya, pekerjaan fisik di lapangan sejauh ini belum rampung. Jika kemudian ada yang rusak di lapangan, maka pihaknya akan melakukan perbaikan.

“Kami sudah tegur pekerjanya di lapangan. Dalam waktu dekat, segera dan secepatnya median yang rusak diperbaiki. Bila perlu dibongkar lagi, dan diperbaiki semaksimal mungkin. Jadi, tak sampai retak dan lepas,” tegasnya.

(Wis)