Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Politik Bupati Anas akan Bagi Pengalaman ke 140 Kepala Daerah di Malaysia

Bupati Anas akan Bagi Pengalaman ke 140 Kepala Daerah di Malaysia

Foto: Rois Jajeli

Sketsanews.com, Banyuwangi – Bupati Abdullah Azwar Anas resmi diundang negara Malaysia untuk berbagi pengalaman. Bupati Banyuwangi akan berbicara di depan 140 pimpinan daerah se- Malaysia pada 9-10 Agustus mendatang.

“Tentu ini kehormatan bagi Banyuwangi. Ini juga kesempatan menambah jaringan, belajar ke teman-teman pemerintahan daerah di Malaysia,” kata Anas kepada Detikcom, Selasa (18/7/2017).

Pertemuan 140 walikota tersebut dilakukan dalam dua forum. Forum itu adalah Tatap Muka dan Sharing Walikota di Kuala Lumpur Tourism Bureau pada 9 Agustus. Sehari berikutnya presentasi khusus tentang Banyuwangi di The Royal Chulan, Kuala Lumpur pada 10 Agustus.

Bupati Anas akan memaparkan tema The Transformation of Banyuwangi: Challenges and Outcomes.

Pengalaman yang dibagikan tentang bagaimana Banyuwangi tumbuh dan berkembang saat ini. Padahal, Banyuwangi jauh dari kota-kota besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

Banyuwangi sebelumnya juga tak dihitung dalam peta kemajuan daerah. Belum lagi hambatan infrastruktur karena Banyuwangi adalah daerah terluas di Pulau Jawa, sehingga punya kebutuhan infrastruktur sangat besar, dan di sisi lain APBD-nya tidak segede kota-kota metropolitan.

“Fokus yang saya sampaikan adalah soal kolaborasi, bagaimana mengembangkan daerah dengan semangat kolaborasi. Mengajak semua elemen. Juga kerja keras seluruh aparat birokrasi bersama masyarakat. Bukan one man show,” jelas bupati berusia 43 tahun ini.

Sebelumnya, Anas juga pernah melakukan diplomasi ke Jepang. Anas diundang resmi pada Forum Tingkat Tinggi (High Level Forum) Leadership Enhancement and Administrative Development for Innovative Governance in Asia (LEADING) di Tokyo, Jepang, 26 April lalu. Forum ini digelar Japan International Cooperation Agency (JICA) dan The National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS).

Dari kesempatan berjejaring di Jepang, Banyuwangi mendapat kesempatan dipromosikan gratis di Osaka. “Kita tinggal diminta kirim materi promosi lewat email. Diterjemahkan dan dicetak dalam bahasa Jepang oleh pihak di Osaka,” ujarnya.

(Wis)