Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Politik Jokowi Minta Masyarakat Tak Ributkan Patung

Jokowi Minta Masyarakat Tak Ributkan Patung

Presiden Joko Widodo meminta masyakat tak lagi mempermasalahkan SARA. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Sketsanews.com, Jakarta Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat Indonesia, termasuk para relawannya untuk mulai melakukan hal-hal produktif. Menurutnya, masyarakat seharusnya tak lagi meributkan diri, terutama menyangkut permasalahan Suku Ras Agama dan Antargolongan (SARA).

“Jangan lagi bicara hoax, ribut soal patung, ribut soal SARA, sibuk adu domba antarkita sendiri,” ujar Jokowi di JiExpo, Jumat (11/8).

Beberapa hari lalu, sekelompok masyarakat menolak berdirinya patung raksasa Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur.Mereka menggelar aksi protes di depan gedung DPRD Jawa Timur. Mereka mendesak patung itu segera dirobohkan karena tidak terkait dengan sejarah bangsa Indonesia.

Padahal, patung setinggi lebih dari 30 meter dan menghadap ke laut ini diresmikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan 17 Juli lalu . Patung ini dinobatkan sebagai patung dewa terbesar se-Asia Tenggara.Jokowi pun meminta semua masyarakat harus mengorganisasikan diri dan mengubah etos kerja.

“Saya ingatkan semua setop mencela, menjelekkan, menyalahkan di antara saudara dan sebangsa setanah air,” imbuhnya.dikup dari CNN indonesia

(Tb)

  • Zainal Abidin Ending

    SGT SUSAH MEMBERIKAN PENGERTIAN KPD MUSUH2 AGAMA ISLAM. ORG2 KAFIR SEPERTI CINA RADIKAL DI INDONESIA SEPERTINYA SDH BNR2 TLH MELANGGAR TOLERANSI & SELALU MEMBUAT SARA DIMANA2 & HERANNYA JOKOWI MEMBELANYA.
    KLU SY ANALISA SEPERTINYA UMMAT ISLAM INDONESIA SDG MENGHADAPI MUSUH2 DI DLM SELIMUT. BERHATI HATILAH UMMAT ISLAM YG MSG PEDULI DGN AGAMA DAN TANAH AIR KITA YG SDG DI OBOK2

  • Karana Canda

    Dilihat soal ijin yg belum ada : Kalau Patung hanya ditutup kain putih maka sdh dianggap selesai permasalahan perijinan tsb , lalu butuh berapa meter kain utk menutupi Pulau Reklamasi & Meikarta yg sama-sama blm punya ijin juga.

%d blogger menyukai ini: