Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Mebel Pasuruan Terkenal di Italia, Gubernur Jatim Kaget

Mebel Pasuruan Terkenal di Italia, Gubernur Jatim Kaget

Ilustrasi

Sketsanews.com, Pasuruan – Gubernur Jatim Dr H Soekarwo mengaku sangat kaget banyaknya mebel-mebel asal Pasuruan memiliki pasar yang besar di Italia. Namun sayangnya, besarnya ekspor mebel yang tanpa sepengetahuannya itu harus melalui makelar di Bali, tidak langsung dari Pasuruan ke Italia.

“Setelah beberapa waktu lalu saya ke Italia, saya kaget kok produk Pasuruan tinggi pasarnya di sini. Ternyata, pengusaha Italia ini belinya di Bali saat berwisata. Karena menarik, akhirnya dikembangkan di Italia dan laku,” kata Gubernur Soekarwo, Minggu (13/8).

Seperti yang diketahui, Pakde Karwo, sapaan akrabnya, sekitar sepekan terakhir berada di tiga negara di Eropa, yaitu Italia, Jerman dan Rusia dalam rangka menjaga hubungan kerja sama di sejumlah bidang antar pemerintah.

Saat di Italia, kata dia, banyak produk mebel di satu tempat ukirannya asal Pasuruan yang dibeli pengusaha-pengusaha ketika berwisata di Bali. “Setelah saya teliti, ternyata benar produk Pasuruan, kemudian dijual oleh pedagang di Bali dan dibeli turis yang kebetulan pengusaha sehingga transaksinya di Bali, bukan di Pasuruan,” ucapnya.

Karena itulah ia akan mengajak pengusaha-pengusaha Italia ke Jatim dan melakukan transaksi langsung dengan pelaku-pelaku usaha di Pasuruan dan diharapkan mampu meningkatkan kerja sama. “Sudah kita lakukan komunikasi dan akan segera ada kunjungan,” jelasnya, seperti dikutip dari Harianbhirawa.

Sementara itu, di sela kunjungan dinas di Rusia, Gubernur Jatim menghadiri acara Bisnis Forum Rusia-Indonesia yang diseleggarakan KBRI Moskow bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI dan Business Council Rusia-Indonesia.

Turut hadir pada kesempatan tersebut sebanyak 300 pengusaha Rusia dan Indonesia, serta pejabat pemerintah kedua negara. Kegiatan bisnis forum ini sebagai rangkaian kegiatan Festival Indonesia 2017 yang ditargetkan dikunjungi 120 ribu pengunjung atau meningkat dibandingkan Festival Indonesia pada 2016 yang dihadiri 100 ribu pengunjung.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: