Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Jepang Siapkan Rudal Pencegat

Jepang Siapkan Rudal Pencegat

Rudal-rudal Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) Jepang dikerahkan ke pangkalan Pasukan Bela Diri Jepang (SDF), Jumat (11/8). — AFP PHOTO-Kazuhiro Nogi

Sketsanews.com, Jepang – Rencana Korea Utara (Korut) menembakkan empat rudal ke perairan sekitar Guam, pulau di Samudra Pasifik barat yang termasuk wilayah Amerika Serikat, telah meningkatkan ketegangan signifikan. Persiapan antisipasi tak hanya di Guam, tapi juga dilakukan di Jepang dan Korea Selatan (Korsel).

Jepang, misalnya, mengirimkan beberapa rudal pencegat Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) ke pangkalan Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) di tiga dari empat prefektur yang akan dilalui rudal Korut dalam perjalanan ke Guam. ­Pyongyang mengidentifikasi tiga wilayah, yaitu Shimane, Hiroshima, dan Prefektur Kochi.

Seorang juru bicara SDF mengatakan rudal-rudal itu dikerahkan bukan untuk mencegat rudal Korut, ­melainkan berjaga-jaga. Sim Tack, analis senior untuk firma intelijen swasta Stratfor, menambahkan rudal Jepang itu dirancang untuk melindungi area tempat rudal-rudal dikerahkan.

“Kecuali rudal-rudal Korut itu gagal. Patriot seharusnya tidak memiliki fungsi untuk melayani dalam kasus khusus itu,” ujar Tack.

Juru bicara SDF mengatakan sistem pertahanan rudal balistik Aegis di negara itu dikerahkan di perairan antara Jepang dan Semenanjung Korea, tetapi tidak akan memberikan lokasi spesifik. Aegis mampu melacak 100 rudal secara bersamaan dan pencegat api untuk mengambil proyektil balistik musuh.

Di Korsel, Menteri Pertahanan Song Young-moo memperingatkan angkatan bersenjata negaranya agar menjaga kesiapan penuh untuk segera menghukum pengancam ‘Negeri Ginseng’.

Presiden ­Korea Selatan Moon Jae-in pun dijadwalkan bertemu dengan Ketua Umum Gabungan Staf Jenderal AS Joseph Dunford, hari ini.

Di sisi lain, latihan militer gabungan antara AS dan Korsel akan digelar 21-31 Agustus.

Sementara itu, di Guam yang hampir semua penduduknya menganut Katolik Roma, para imam dan umat melakukan doa bersama.

Sumber: Media Indonesia

(Ro)

%d blogger menyukai ini: