Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News, Peristiwa 52 Kali Water Bombing, Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Belum Padam

52 Kali Water Bombing, Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Belum Padam

Upaya pemadaman kebakaran lahan di Riau dilakukan dari udara (Foto: Dok. BNPB)

Sketsanews.com, Jakarta – Kebakaran lahan di Ogan Ilir, Sumatera Selatan belum berhasil dipadamkan. Meski hujan sempat mengguyur, api tetap membakar alang-alang.

“Api dan asap kebakaran lahan di Desa Muara Dua Kab Ogan Ilir masih belum berhasil dipadamkan. Meski hujan alang-alang masih terbakar,” tulis Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho lewat akun Twitter resminya, Minggu (13/8/2017) malam.

Meski sudah dilakukan sebanyak 52 kali, api yang membakar lahan di Ogan Ilir belum dapat dipadamkan (Foto: Dok. BNPB)

Petugas BPBD Riau melakukan upaya pemadaman menggunakan metode bom air (water bombing). Namun setelah dilakukan bom air sebanyak 52 kali, api yang membakar lahan tersebut belum pula padam.

“Meski sudah dibom air 52x dari helikopter namun api belum padam semua di Ogan Ilir Sumsel,” kata Sutopo.

Dalam cuit Sutopo yang lain, disebutkan proses pemadaman tersebut menggunakan sebanyak 3 unit helikopter milik BNPB. Api yang membakar alang-alang tersebut menjalar dengan cepat.

Kebakaran sulit dipadamkan karena angin kencang dan alang-alang yang mudah terbakar (Foto: Dok. BNPB)

“Api cepat menjalar alang-alang di lahan perkebunan di Ogan Ilir. Hujan banyak turun namun karhutla masih terjadi di beberapa tempat,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Ogan Ilir telah menangkap dua pelaku pembakaran lahan. Keduanya tertangkap tangan saat tim Satgas Karhutla Polres Ogan Ilir melakukan patroli.

Beberapa barang bukti berupa alat-alat yang digunakan untuk membakar turut diamankan Polisi seperti korek api, jeriken berisi minyak dan lainnya. Selain menangkap pelaku, polisi juga akan terus melakukan sosialisasi secara berkala.

Sementara, data BNPB dari Polda Riau, Satgas Gakkum tengah menangani sebanyak 7 perkara. Total ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, di mana tersangka lainnya yaitu ada satu orang di Ogan Komering Ilir.

Sumber: detikcom

(Ro)

%d blogger menyukai ini: