Efek Gelap Lampu Putih

Foto : istimewa

Foto : istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Melakukan perjalanan ke daerah tinggi yang dingin dan cenderung berkabut sering kali menjadi kendala. Jenis lampu berwarna putih kerap kali menjadi masalah karena tidak mampu menerangi jalan dan menembus kabut.

Fenomena ini tidak dapat dihindari dikarenakan elemen warna putih itu sendiri. Bagaimanapun jenis lampu dan teknologinya, lampu berwarna putih tidak akan mampu menembus kabut.

“Semua cahaya putih sama. Itu memang sifat fisiknya memang tidak bisa berubah,” ujar Direktur Sampurna Part Niaga (SPN), Lily Hernawan selaku pemegang merek lampu kendaraan Autovision saat ditemui di showroomnya, Kosambi, Jakarta Barat (27/3/2019).

Beberapa pengguna lampu putih mungkin sering merasa cahaya yang dipancarkan lebih gelap. Hal itu sebenarnya merupakan pantulan cahaya lampu putih itu sendiri.

Pada saat cuaca berkabut, suhu yang dingin menyebabkan intensitas air di udara meningkat. Dari sana, lampu putih dipantulkan langsung oleh partikel air yang terkandung dalam kabut ke mata pengendara sehingga seakan-akan terlihat gelap.

“Berkabut itu berarti ada kandungan air, yang jika warna putih akan lebih kuat memantulkan cahaya kembali ke mata pengendara sehingga terasa gelap,” papar Lily.

Oleh karena itu ketika berkendara melewati wilayah yang berkabut dianjurkan menggunakan lampu berwarna kuning atau memang menambahkan foglamp khusus. Atau, untuk kendaraan yang sudah punya lampu kabut alias foglamp, silakan menyalakannya.

“Lampu berwarna putih akan menyebabkan efek gelap pada pengendara. Cahaya akan memantul jika berkabut. Kalau lampu kuning bisa tembus. Oleh karena itu sediakan lampu yang kuning,” pungkas Lily. (Gs)

 

sumber : otodetik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: