Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, Hukum, News Abu Umar Ketua JAD Tertangkap di Malang

Abu Umar Ketua JAD Tertangkap di Malang

Bom meledak di Gereja Pantekosta, Surabaya. Foto Okezone

Sketsanews.com, Malang – Tim Densus 88 Mabes Polri dilaporkan telah berhasil menangkap Ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur Abu Umar alias AU di Singosari, Kabupaten Malang. Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menjadi narasumber dalam acara di salah satu stasiun televisi Nasional, Selasa (15/5/2018).

Seperti yang dikutip dari Okezone, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Komisaris Frans Barung Mangera mengungkapkan AU adalah Abu Umar alias Syamsul Arifin warga Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Ia ditangkap bersama istrinya Wahyu Mega Wijayanti (40) di sebuah rumah kontrakan di Singosari, Malang.

Selain menangkap Abu Umar dan istrinya, Densus juga menangkap terduga teroris lainnya. Secara total terdapat 14 terduga teroris hidup-hidup yang diamankan dan terdapat tiga terduga lainnya yang terpaksa ditembak, karena melawan petugas.

Penangkapan 14 terduga teroris itu dilakukan sejak Senin (14/5/2018) hingga Selasa (15/5/2018). Penangkapan mereka adalah bagian dari penindakan setelah terjadi rentetan bom yang mengguncang Surabaya dan Sidoarjo.

Demi Keamanan, Kaplorestabes Surabaya Imbau Warga Jauhi Lokasi Ledakan

“Data terduga teroris yang diamankan di Mako Detasemen Gegana sebanyak 18 orang. 14 orang di antaranya statusnya sebagai terduga teroris, tiga orang masih ditetapkan sebagai saksi dan satu orang anak balita,” kata Frans Barung Mangera di Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Barung menjelaskan, penangkapan 18 orang itu adalah hasil penggerebekan selama dua hari. Pertama dilakukan sejak Senin (14/5) dengan berhasil menangkap tujuh orang. Sedangkan hari Selasa (15/5) sebanyak 11 orang dari berbagai lokasi di Jawa Timur.

Kelompok JAD menjadi pelaku utama dalam serangan bom tiga gereja di Surabaya dan Mapolres Surabaya. Peristiwa itu membuat 18 orang tewas termasuk 6 terduga teroris. Sementara bom yang meledak di Rusunawa di Sidoarjo juga terkait dengan kelompok JAD.
(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: