Ajak Swasta Bangun Infrastruktur, Regulasi Berbelit Bakal Dihapuskan

Sketsanews.com – Pembangunan infrastruktur terus digenjot guna mengejar ketertinggalan Indonesia dan meningkatkan daya saing dalam menyerap investasi. Salah satunya dengan membuka seluas-luasnya peran swasta. Guna mewujudkan itu, beberapa regulasi akan dihapuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

Menteri Basuki Hadimuljono mengingatkan kembali bahwa agenda prioritas pembangunan infrastruktur dalam lima tahun ke depan adalah untuk menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi. Pasalnya, hal itu dapat mempermudah mobilitas ke kawasan wisata, mendongkrak lapangan kerja baru serta bisa mengakselerasi nilai tambah perekonomian masyarakat.

Dalam pembangunan, penciptaan lapangan kerja dan pengadaan barang seperti excavator, marka jalan, bearing jembatan, water treatment mobile harusnya menggunakan produk dalam negeri.

“Kita tidak bisa bergantung pada negara lain, impor akan menghambat perkembangan produk dalam negeri. Ada beberapa regulasi yang akan dihapus dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur,” tutur dia seperti keterangan tertulis, Kamis (07/11).

Menurutnya, kebutuhan Infrastruktur dibangun untuk meningkatkan daya saing Indonesia. Saat ini, Indonesia berada di peringkat 52 dan menargetkan akan mencapai peringkat ke-40 dalam beberapa tahun ke depan.

Selain itu, Ketua Umum Kamar Dagang (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa pembangunan Ibu Kota Baru merupakan pembangunan infrastruktur yang besar. Maka dari itu, Indonesia membutuhkan peran swasta untuk dapat mensuplai produk-produk mereka.

“Kadin yang mendukung upaya pemerintah dalam pembangunan infrastruktur mengajak pemerintah membuka keterlibatan swasta dalam penyediaan pendanaan pembangunan infrastruktur melalui skema Public Private Partnership (PPP),” terang dia.

▶ Sumber : Jawapos ◀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: