Akbar Faisal : Pangkat Saya Sama Dengan Jokowi

Foto : istimewa

Foto : istimewa

Sketsanews.com,. Makassar – Diperiksa selama 20 menit oleh Bawaslu Makassar terkait video yang beredar mengkampanyekan dirinya belum lama ini yakni anggota DPR asal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Akbar Faisal, Kamis (7/3/2019).

Menurutnya video tersebut hanya candaan, tidak ada kaitannya dengan dugaan pelanggaran pemilu, namun ditanggapi secara serius Bawaslu Makassar.

“Saya ditanya beberapa pertanyaan dan hanya diperiksa 20 menit. Saya menghormati proses ini, karena saya yang membuat Undang-undangnya,” sebut Akbar.

Ada beberapa pertanyaan soal hubungannya dengan dua orang dalam video tersebut yakni Rektor UNM Prof Husain Syam dan Caleg DPRD Maros Achmad Nelwan alias Beno. Dalam klarifikasinya satu orang caleg Nasdem merupakan relawannya bukan bagian dari tim.

“Kalau tim ada SK-nya sebagai tim. Saya tanya apakah anda (pemeriksa) sudah memiliki bukti bahwa itu adalah tim saya, dia (pemeriksa) bilang tidak, berarti itu bukan tim harus jelas pemeriksaannya,” ungkapnya.

Dia menyatakan, hal ini membuatnya jadi terkenal, dan promosi buat Bawaslu Makassar dan saya memahami permainan ini.

“Saya memahami permainan ini tapi lumayanlah, Akbar Faisal banyak dikenal orang Komisi III dan lagi terkenal dipanggil seperti ini, lumayan buat promosi untuk Bawaslu Makassar,” jelasnya.

Kemudian Ketua DPP Partai Nasdem ini membandingkan kasusnya dengan dengan video viral atas dugaan kampanye melibatkan para camat se-Kota Makassar bersama Syahrul Yasin Limpo menyebutkan mendukung Jokowi secara terbuka. Namun yang diperiksa bukan Jokowi tapi Syahrul dan 15 Camat se-Kota Makassar, padahal kasusnya sama.

“Pak Syahrul bersama camat itu yang menyebutkan Jokowi kenapa tidak memanggil Jokowi. Saya bilang sama dengan kasus saya yang anda persoalkan ini,” ucapnya.

“Menurut Anda kenapa berbeda antara saya dan Jokowi. Pangkat saya sama dengan Jokowi, menurut Undang-undang hasil amandemen keempat, posisi presiden sama dengan anggota DPR,” tuturnya.

Dalam video tersebut, dua orang ini memberikan dukungan dan mengajak orang untuk memilih kembali Akbar Faisal duduk di DPR RI. Dua orang itu adalah Rektor UNM Prof Husain Syam dan Caleg DPRD Maros Achmad Nelwan alias Beno yang telah memenuhi panggilan Bwaslu, dalam video tersebut menjanjikan kepada pemilih, anaknya bisa lulus di kampus UNM jika memilih Faisal Akbar. (Gs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: