Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hukum, News Akibat Cinta Nabila, 2 Lelaki Saling Bunuh

Akibat Cinta Nabila, 2 Lelaki Saling Bunuh

Tersangka Daniel saat di Mapolsek Talang Kelapa (foto: Mewan/Okezone)

Sketsanews.com, Banyuasin – Meski terlihat lemah, ternyata sosok wanita dapat membawa petaka bahkan berujung maut bagi kaum lelaki. Seperti yang dialami Candra Irawan alias Ican (25) dan Daniel (23). Keduanya terlibat duel berdarah demi memperebutkan hati Nabila (22) sang pujaan hati.

Akibat duel maut itu, Ican harus tewas dengan kepala sobek di sabet pedang, sementar Daniel yang sempat buron beberapa bulan, terpaksa ditembak petugas dan akan mengakhiri masa hidupnya di penjara.

Menurut penuturan tersangka Daniel, saat gelar tersangka di Mapolsek Talang Kelapa Senin, (12/3/2018), sejatinya Dia dan korban adalah teman sepergaulan. Perselisihan mereka bermula saat tersangka memergoki korban jalan dengan pacarnya.

Bahkan dengan bangganya, korban memberi tahukan pada teman-temannya yang lain, berhasil merebut pacar tersangka dan kerap membuli tersangka karena dinilainya tak berdaya.

“Merasa malu, hubungan dengan Nabila saya putusin, saya juga tidak mau ribut” katanya.

Tapi Dia dan Nabila masih menjalin persahabatan, bahkan tidak jarang Nabila curhat dengan Daniel dan jalan-jalan bardua. Hal ini membuat Ican marah, kerap kali menantang duel dan mengancam hendak membunuh.

“Terakhir saya jalan dengab Nabila, 30 Desember 2017, kemudian keesokan harinya pada malam pergantian tahun, giliran Ican jalan dengan Nabila,” katanya.

Ketiganya bertemu sekira pukul 04.00 wib (1/1/2018) usai merayakan tahun baru. Seperti biasa Ican kembali memanas-manasi tersangka karena berhasil merebut hati pacarnya. Hal itu membuat amarah tersangka memuncak, sehingga terjadi kejar-kejar menggunakan sepeda motor. Keduanya berhenti di pinggir Jalan Talang Keramat Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa dan berkelahi satu lawan satu.

“Saya bukan membunuh, tapi kami berduel. Kalau tidak dia mungkin saya yang mati saat itu. Dia pakai badik sedangkan saya pakai parang,” katanya.

Akibat pertarungan berdarah itu, korban tewas dengan tiga luka bacok di kepala, punggung dan leher.

“Melihat dia berlumuran darah, saya lari jauh ke Kepulauan Riau, tak menyangka bakal tertangkap,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Talang Kelapa Kompol Irwanto mengatakan, tersangka diringkus di Pelelawan Riau saat bekerja sebagai buruh dodos sawit.

“Petugas terpaksa melmpuhkan dengan tembakan terukur karena mencoba menyerang perugas saat diringkus,” kata Irwanto.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka telah merencanakan pembunuhan ini. Salah satu bukti penguat, karena tersangka membawa parang panjang yang sengaja hendak menemui korban. Di lain pihak, korban juga pernah bilang pada saksi Nabila, akan menghabisi nyawa Daniel bila bertemu.

“Keduanya sudah punya niat menbunuh, tapi tersangka ini selamat dari maut,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, Daniel dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

“Untuk proses hukum lebih lanjut, saat ini tersangka kami amankan di tahanan Polsek Talang Kelapa,” pungkasnya. Dilansir dari Okezone.

(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: