Sketsa News
 
Home Berita, Berita Terkini, News, Tekno-Sains Alyssa Carson, Gadis Belia yang Bakal Jadi Orang Pertama di Mars

Alyssa Carson, Gadis Belia yang Bakal Jadi Orang Pertama di Mars

Alyssa Carson, Wanita Pertama Yang Digadang-Gadang Akan Tinggal Di Mars
Alyssa Carson, Wanita Pertama Yang Digadang-Gadang Akan Tinggal Di Mars (photo: boredpanda)

Sketsanews.com, Jakarta – Berangkat dari hobinya menonton kartun bertema luar angkasa, Alyssa Carson, gadis berusia 17 tahun asal Louisiana, Amerika Serikat, berpeluang jadi perempuan, atau bahkan orang pertama yang mampu menginjakkan kaki di Mars. Lalu, bagaimana hobi menontonnya itu mampu mengantarkannya ke peluang tersebut?

Adalah The Backyardigans, kartun berisi lima tokoh, masing-masing bernama Pablo, Tyrone, Uniqua, Tasha, dan Austin, yang menjadi tontonan favorit Alyssa di masa kecil. Tayangan tersebut memang kerap menampilkan petualangan kelima tokoh itu ke luar angkasa, salah satunya misi ke Mars, yang bermula dari imajinasi mereka di taman belakang rumah.

“Ayah, aku ingin jadi astronot, dan jadi salah satu orang yang bisa pergi ke Mars,” ucap Alyssa yang saat itu usianya masih 3 tahun, sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Selasa (10/7/2018).

Kata-kata polos saat dirinya masih sangat belia itu pun diubah menjadi kerja keras oleh Alyssa. Ia kerap menjadi pembicara di seminar dan kegiatan-kegiatan semacamnya untuk memberikan semangat kepada anak muda, terutama perempuan, agar lebih terlibat dalam sains, teknologi, dan matematika. ‘Kampanye’ itu pun juga disebarkannya melalui akun media sosial dan blog pribadinya.

“Saya juga melakukan hal yang sama seperti anak-anak kecil kebanyakan, seperti ingin menjadi guru atau presiden di kemudian hari. Tapi satu hal yang selalu saya tanamkan di situ adalah saya akan menjadi astronot, pergi ke Mars, kembali ke Bumi, baru kemudian menjadi guru atau presiden,” katanya.

Lalu, bagaimana ia mewujudkan ambisinya itu? Adalah NASA, badan antariksa Amerika Serikat, yang membuka jalan bagi Alyssa untuk menjadi seorang astronot. Menariknya, lembaga ini sebenarnya tidak membuka lowongan secara resmi bagi siapapun untuk menjadi angkasawan sebelum orang bersangkutan menginjak usia 18 tahun.

Satu rencana dari NASA yang dikabarkan akan mengikutsertakan Alyssa di dalamnya adalah misi pengiriman astronot ke orbit Planet Merah pada 2033. Kemudian, pada 2039, mereka bakal mengirim angkasawan ke permukaan Mars. Misi ini meliputi budi daya makanan, eksperimen sains, dan mencari tanda-tanda kehidupan.

Untuk itu, Alyssa pun menjalani berbagai kegiatan berkaitan dengan badan antariksa AS, salah satunya dengan menjadi orang pertama yang mengunjungi ketiga NASA Space Camp saat usianya masih 12 tahun. Ketiga tempat itu sendiri berada di Amerika Serikat, Kanada, dan Turki.

Selain itu, ia juga menjadi orang pertama yang mampu menyelesaikan NASA Passport Program dengan mengunjungi seluruh 14 NASA Visitor Centers, dengan seluruhnya berada di Negeri Paman Sam. Lalu, sejumlah latihan pun dijalaninya agar mampu menjadi astronot yang memenuhi standar NASA.

Dalam program latihannya, ia banyak belajar mengenai mikrogravitasi dan efek pada tubuh saat kehilangan oksigen. Alyssa juga ikut serta dalam berbagai misi simulasi, mulai dari membangun roket, robot, hingga mengarahkan tim yang tergabung dalam pelatihan tersebut.

Di samping menjalani berbagai kegiatan dan latihan dengan NASA, Alyssa juga masih harus belajar seperti anak SMA kebanyakan. Hal ini yang diakuinya cukup menantang baginya.

“Tantangan terbesar adalah mengatur waktu dan menyelesaikan segala sesuatu yang dibutuhkan, apalagi di usia ini saya masih harus hadir ke sekolah. Tapi sejauh ini saya melakukannya dengan baik,” pungkasnya. (wal/detikINET)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: