Amien Rais Menyindir TGB, Ada Tokoh Keluar Jalan Allah

Amien Rais sampaikan pesan khusus untuk capres 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Amien Rais sampaikan pesan khusus untuk capres 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Sketsanews.com, Jakarta – Amien Rais menyindir sikap Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi, yang mendukung Joko Widodo untuk meneruskan jabatannya sebagai Presiden RI hingga dua periode.

Dalam rekaman video itu, menurut Amien Rais, sikap TGB yang tiba-tiba menyatakan mendukung Jokowi, cukup membingungkan. Sebab, Amien mengklaim, posisi yang selama ini ditempati TGB merupakan jalan yang benar sesuai hidayah Allah.

Menurut Amien Rais, seperti dikutip Konfrontasi, tak ada cara lain untuk mengembalikan TGB ke posisi yang dianggap Amien benar, selain mendoakan TGB kembali. Dan Amien Rais mengajak orang-orang yang sepaham dan satu posisi dengannya untuk tetap bertahan dan tak meniru TGB.

Berikut kutipan sindiran Amien Rais: 

“Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Saudara-saudaraku, akhir-akhir ini, kita melihat sebagian umat, bahkan sebagian tokoh, membingungkan kita, karena berpindah posisi, dari posisi yang kita anggap sudah benar, sesuai dengan hidayah Allah, tiba-tiba pindah ke posisi lain yang membuat kita agak bertanya-tanya.

Nah untuk mereka, kita doakan mudah-mudahan mereka kembali ke jalan hidayah, jalan yang dibimbing oleh Allah. Sementara kita sendiri, kita bentengi agar kita tidak ikut-ikutan, dengan doa ayat 8 surat Ali ‘Imran.” 

Seperti diketahui, selama ini Amien Rais memiliki kedekatan khusus dengan sejumlah tokoh dan ulama, termasuk TGB. Terutama usai turun bareng mendemo mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tersandung perkara penistaan agama.

Dan, Amien Rais merasa TGB merupakan orang yang berada dalam satu kubu dengan dirinya. Apalagi Amien Rais sedang bercita-cita ikut dalam Pilpres 2019.

Sebelumnya TGB sudah mengeluarkan pernyataan pribadi terkait pernyataannya mendukung Jokowi di Pemilihan Presiden 2019.

Pernyataan itu disampaikan TGB melalui rekaman video di akun Instgramnya. TGB mengatakan, sikapnya ini merupakan keputusan terbaik untuk mempersatukan bangsa dalam satu persaudaraan.

Berikut kutipan pernyataan TGB:

“Apa aset kita yang tidak terlihat sebagai bangsa? Aset yang tidak terlihat itu adalah persaudaraan dan persatuan kita sebagai bangsa. Kita ini bersaudara. Apakah bapak-bapak berani mengatakan bahwa anda adalah yang haq, sementara lawan politik adalah yang bathil seperti kafir Quraisy? Siapa yang berani? Kalau saya tidak berani. . .

Siapapun yang mendengar ucapan saya ini, tokoh-tokoh, guru-guru yang saya muliakan. Tolong berhentilah berkontestasi politik dengan mengutip ayat-ayat perang dalam Al-Qur’an. Kita tidak sedang berperang. Kita ini satu bangsa. Saling mengisi dalam kebaikan.

(bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: