Sketsa News
Home Analisis Pornografi Di Media Sosial: Jilbab Dan Anak-anak Sangat Tinggi

Pornografi Di Media Sosial: Jilbab Dan Anak-anak Sangat Tinggi

Sketsanews.com – Kemaren ditelpon seorang kawan, tanya soal pornografi anak di Internet, khsususnya sosmed. Selama ini aku belum pernah monitor. Jadinya kepikiran buat melihat bagaimana dunia ini di sosmed, khususnya Twitter.

Kira2, mau ditampilin di sini ndak data dan analisisnya?
Ah ndak ah, ntar malah jadi inspirasi warganet untuk turut siskamling melewati lorong2 sosmed. Malah dapat ide keyword2 yg sering mereka gunakan 😀

Ok deh, dari pada dibilang PHP. Ini saya kasih hasil Opinion Analysisnya.

KATA KUNCI

Saya ndak paham kata kunci yang dipake. Hanya satu yang saya tahu, lalu itu digunakan untuk mengumpulkan data. Dari situ, dibuat wordcloud dan Hashtag mapnya, untuk mengtahui kata kunci lain yang sering digunakan.

Kata kunci yang baru saya ketahui, kemudian saya masukkan 10 kata kunci ke dalam daftar monitoring. Apa saja kata kuncinya? Pingin tahu, atau pingin tahu banget? hehee.. Ah ndak usah ditulis di sini, ntar takut dicoba haha.

DATA

Dalam seminggu Drone Emprit mendapat 20 K lebih percakapan. Harusnya bisa lebih. Hari ini tertinggi dapat 10 ribu lebih. Saya kira rata2 sehari bisa lebih dari 20-an ribu sendiri.

KATEGORI

Sebenarnya jenis pornografinya bisa dikelompokkan dalam banyak kategori. Tapi saya ingin lihat dari sisi usia atau tingkat kematangan mereka. Saya hanya ingin lihat berapa banyak yang menyasar anak SD, SMP, SMA, atau ABG secara umum, juga pada dewasa seperti janda dan PNS. Satu lagi, yang pake jilbab.
Dan ini hasilnya.

Ternyata, jenis pornografi tertinggi itu terkait dengan kata ‘jilbab’ (51%) dibanding dengan yang lain dalam kategori. Lalu terkait ‘ABG’ (30%), SMA (5%), SMP (3%), bahkan ada juga SD. Terkait orang dewasa seperti janda dan pns masing-masing 8% dan 2%.

HASHTAG

Dari hashtag (maaf saya blur ya), percakapan yang terkait dengan anak-anak (ABG) berada di posisi kedua. Artinya sangat tinggi pelibatan anak-anak di sini. Juga yang terkait dengan jilbab. Saya ndak tahu kenapa.

URLs

Dari data seminggu saja, Drone Emprit bisa dapat ratusan situs yang sering mereka gunakan untuk sharing konten2 pornografi. Dan sebagian besar belum diblokir oleh Kominfo. Dengan blokir domain dan IP aja, kita bisa lumayan melakukan perang melawan mereka.

Pasti mereka akan ganti domain. Ndak apa2, kita bisa monitor dan setiap ada domain baru yg dishare, kita blokir lagi. Ayo Kominfo, kita bisa melakukan sesuatu dengan mudah dan cepat dalam mengurangi penyebaran konten pornografi.

CLOSING

Melihat data ini saja, rasanya kita sudah darurat dalam hal pornografi terkait anak-anak, atau atas mereka yang usianya masih muda. Bisa dipastikan, mereka masih di bawah usia pernikahan yang ideal.

Ini salah satu PR besar, bagaimana kita bisa menjaga moral dan pikiran anak-anak kita.

 

 

 

 

 

(in)

%d blogger menyukai ini: