Anggarkan Dana Rp 149 Miliar, Israel Bangun lagi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat

pemukiman ilegal israel di selatan Yerusalem. ©Anadolu

pemukiman ilegal israel di selatan Yerusalem. ©Anadolu

Sketsanews.com, Yerusalem – Israel menyetujui anggaran dana sebesar USD 11 juta (Rp 149 miliar) untuk membangun perumahan Yahudi ilegal di Tepi Barat, Yerusalem.

Kabar dari harian Haaretz itu mengatakan, keputusan kabinet tersebut muncul sehari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu dengan kelompok pendeta Yahudi, yang meminta pembangunan pemukiman mereka menjadi prioritas, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Kamis (28/12).

“Netanyahu bertemu dengan para pendeta Yahudi untuk mencari dukungan mereka di belakangnya, saat dua polisi penyelidikan sedang menyelidiki kasusnya,” kata surat kabar Haaretz.

Koran Israel itu mengutip seorang pejabat yang tidak ingin diketahui identitasnya. Dia mengatakan persetujuan itu disampaikan ke kabinet pada hari Rabu tanpa pemberitahuan sebelumnya, setelah Netanyahu bertemu dengan pendeta Yahudi itu sehari sebelumnya.

“Belum sepenuhnya jelas buat apa uang itu nantinya,” tambah sumber tersebut.

Saat ini Netanyahu terjerat empat skandal politik, yaitu kasus 1000 yang menjerat PM dan istrinya setelah menerima hadiah ilegal dari pebisnis.

Lalu, kasus 2000 yang menuduh Netanyahu mencoba membeli liputan dari sebuah surat kabar agar bisa menguntungkan dirinya.

dan Kasus 3000, yang juga dikenal dengan skandal kapal selam. Dan kasus 4000, kasus yang menjerat rekan dekat Netanyahu, yang dicurigai membocorkan rahasia kepada perusahaan telekomunikasi terbesar Israel.

Istri Netanyahu, Sara, juga dituding menggunakan uang rakyat untuk belanja rumah tangga. Dalam survei yang digelar baru-baru ini hanya 20 persen responden meyakini dia tidak bersalah.

(Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: