Antisipasi Lonjakan Kebutuhan BBM, Pertamina Siapkan 109 Mobil Tangki Kantong

Untuk memudahkan pemudik Lebaran, Pertamina menyediakan BBM Kemasan jenis Pertamax Series dan Dex Series. ( Foto: Dok Pertamina )
Untuk memudahkan pemudik Lebaran, Pertamina menyediakan BBM Kemasan jenis Pertamax Series dan Dex Series. ( Foto: Dok Pertamina )
Untuk memudahkan pemudik Lebaran, Pertamina menyediakan BBM Kemasan jenis Pertamax Series dan Dex Series. ( Foto: Dok Pertamina )

Sketsanews.com, Jakarta – Sebanyak 109 mobil tangki kantong, 32 mobil dispenser, 17 Kiosk Pertamax, 13 Serambi Pertamax, dan 200 motoris kemasan kembali disiagakan PT Pertamina (Persero) di sepanjang arus balik Idulfitri 1439 H. Hal ini mengantisipasi lonjakan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) pemudik yang sudah mulai kembali mengarah ke ibukota.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Posko Nasional Sektor ESDM akan terus memastikan BBM untuk pemudik aman. “Kami akan berkoordinasi dengan tim Posko Nasional ESDM untuk mengantisipasi arus balik usai Lebaran. Diperkirakan bahwa jalur yang padat arus mudik pada 9-10 Juni lalu, akan kembali padat pada 19-20 Juni. Sementara jalur mudik yang padat pada 13-14 Juni, akan kembali padat pada 23-24 Juni mendatang,” kata Ketua Tim Posko Nasional Idul Fitri ESDM Fanshurullah Asa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (18/6), dilansir dari beritasatu.com.

Selain Pertamina, AKR juga menyiapkan dua Kiosk kemasan AKR yang berlokasi di jalur Pantura tepatnya di Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal. “Keberadaan 10 tol fungsional diharapkan juga mampu melancarkan penyediaan dan pendistribusian BBM, diantaranya ada ruas tol Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Salatiga-Solo,Sragen-Ngawi, Wilangan-Kertosono, Ciawi-Cigombong,” ujar Fansurullah.

Selain BBM, Pemerintah menyiapkan pemenuhan kebutuhan energi pada Lebaran kali ini termasuk LPG, jaringan gas (jargas) dan listrik sehingga masyarakat tenang merayakan Hari Kemenangan. Laporan mengenai perkembangan kondisi status gunung api, gempa dan kebencanaan geologi lainnya juga dilaporkan setiap hari dan dapat dipantau melalui aplikasi MAGMA. Pengaduan masyarakat pun secara langsung dapat disampaikan melalui call center Kementerian ESDM di 1-500-335. (wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: