Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Areal Pencarian Korban Longsor di Brebes Diperluas

Areal Pencarian Korban Longsor di Brebes Diperluas

Longsor Brebes dari foto udara pada Sabtu (24/2) (Foto: Imam Suripto/detikcom)

Sketsanews.com, Brebes – Pencarian korban longsor di Desa Pasirpanjang, Salem, Brebes, akan diperluas. Sebagian korban diperkirakan telah terhanyut di aliran sungai, sehingga pencarian tidak hanya dilakukan di lokasi kejadian longsor.

Kepala Basarnas Jawa Tengah, Noer Isrodin, menerangkan area pencarian hari ini dibagi menjadi tiga sektor. Ditambah pemantauan di jembatan kopeng yang dipenuhi timbunan kayu.

“Sesuai rencana operasi semalam, akan ada pemantauan di jembatan Kopeng yang banyak timbunan material. Ada dugaan korban tersangkut di situ,” ujarnya, Minggu (25/2/2018).

Hasil pencarian terhadap korban pada hari ini, masih seperti hari sebelumnya. Tim evakuasi hingga pada Minggu pagi belum berhasil menemukan lagi korban yang hilang.

Sementara itu, Dandim 0713 Brebes, Letkol Ahmad Hadi Hariono, berharap warga sekitar lokasi ikut dilibatkan dalam proses pencarian. Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan warga untuk membantu proses pencarian daripada hanya datang berkumpul dan menonton saja.

“Mungkin warga bisa membantu memeriksa sungai dan halaman yang banyak timbunan lumpur di sekitar rumahnya masing-masing. Apabila berbau busuk menyengat dan banyak lalat hijau berkerumun, diindikasikan ada korban di lokasi itu,” kata dia.

Keikutsertaan warga dalam membersihkan timbunan lumpur dan kayu di rumah masing masing akan membantu petugas dalam mencari keberadaan korban yang masih hilang. Mengingat zona pencarian korban cukup luas sehingga butuh bantuan warga setempat.

“Warga bisa lebih fokus ikut cari korban daripada nonton ramai ramai d lokasi longsor. Saya yakin ada korban yang terbawa arus air dan lumpur sehingga tersangkut di sepanjang sungai di belakang rumah-rumah rumah warga,” tambah Dandim. Dikutip dari detikcom.

(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: