Sketsa News
 
Home Berita, Berita Terkini, News, Pendidikan Arti Penting Komite Sekolah dalam Memajukan Pendidikan di Pedesaan

Arti Penting Komite Sekolah dalam Memajukan Pendidikan di Pedesaan

Komite sekolah dan orangtua dilibatkan dalam proses pembangunan pagar sekolah – Foto Henk Widi

Sketsanews.com, Lampung – Keberadaan komite sekolah, sangat penting dalam upaya memajukan pendidikan di pedesaan di Lampung Selatan. Komite sekolah, merupakan perwakilan dari orangtua yang dilibatkan di sekolah.

Sapawi, Ketua Komite Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Hidayah, Desa Padan, Kecamatan Penengahan menyebut, peranan sangat diperlukan dalam upaya memajukan pendidikan di Lamsel. Komite sekolah disebutnya, sebagai lembaga mandiri di lingkungan sekolah, dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan, dengan memberikan pertimbangan, arah dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pada sekolah.

Tugas komite sekolah, kerap dianggap hanya sebagai penggalang dana. “Tugas kami sebagai komite sekolah menjadi jembatan antara wali murid dan guru, bahkan melibatkan tokoh masyarakat yang peduli akan pendidikan di wilayahnya,” terang Sapawi, saat ditemui Cendana News, Kamis (8/11/2018).

Sebagai Ketua komite Sekolah, Sapawi menyebut, pemilihan dilakukan melalui mekanisme rapat orang tua atau wali siswa. Proses yang mandiri dan independen, membuat keberadaan komite sekolah sangat penting, untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Di MI Nurul Hidayah Padan, saat ini jumlah wali muridnya ada 57 orang. Yang ditunjuk sebagai anggota komite sekolah, hanya beberapa orang saja. “Rapat komite sekolah bersama para wali murid kerap membahas langkah strategis dalam penyiapan fasilitas belajar siswa, harus ada kesepakatan bersama untuk memutuskan kebijakan tertentu,” terang Supawi.

Keputusan yang diambil oleh komite sekolah diantaranya dalam melakukan rehabilitasi lingkungan sekolah. Keberadaan pagar sekolah untuk keamanan dan kenyamanan siswa selama kegiatan belajar mengajar MI Nurul Hidayah bahkan merupakan kesepakatan bersama. Sejumlah wali murid bahkan memberikan bantuan kepada sekolah melalui bantuan material serta tenaga.

Sapawi yang juga memiliki profesi sebagai tukang bangunan menyebut, ia ikut dilibatkan dalam proses pembangunan pagar sekolah, termasuk penyiapan lokasi yang bersih untuk kantin sekolah. Komite sekolah juga dilibatkan dalam rencana kerja dan anggaran sekolah. “Komite sekolah meminimalisir adanya pungutan di luar kesepakatan bersama,” tandasnya.

Kepala Sekolah MI Nurul Hidayah, Siti Nurjanah, mengungkapkan, keberadaan komite sekolah sangat penting, dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Sebagian orangtua anggota komite sekolah, sering memberikan dukungan material untuk upaya pengembangan sekolah. “Selama ini sekolah yang memiliki ruangan minim, mendapat bantuan lokal berkat bantuan dari donatur dan dikerjakan oleh komite sekolah,” ungkap Siti Nurjanah.

Komite sekolah membantu kegiatan belajar mengajar, salah satunya dengan pembangunan Water Closet (WC) serta pembuatan pondasi untuk pembuatan pagar sekolah. Perbaikan sekat kelas yang jebol mulai diperbaiki untuk memberi kenyamanan kegiatan belajar mengajar, meski ruang kelas baru belum bisa direalisasikan. (Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: